Pengurus Baru PUK SPKEP SPSI PT Puncakjaya Power Dilantik

Bagikan Bagikan
Pelantikan Pengurus unit kerja (PUK) Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (SPKEP)  Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Puncakjaya Power periode 2018-2021, Rabu (21/3)
SAPA (TIMIKA) - Pengurus unit kerja (PUK) Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (SPKEP)  Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Puncakjaya Power periode 2018-2021 resmi dilantik oleh Aser Gobay selaku Ketua PC SPSI Kabupaten Mimika. Proses pelantikan tersebut melalui Musyawarah Unit Kerja (Musnik) VII yang diadakan di salah satu hotel di Jalan Yos Sudarso, Rabu (21/3).

Melalui tema “Dengan Musnik SPKEP SPSI Puncakjaya  Power kita kuatkan tékad dan komitmen bersama dalam mengoptimalkan 6 (Enam) penguatan organisasi untuk menjadikan PUK SPSI sebagai serikat pekerja berkelas dunia”, sebanyak 15 PUK SPKEP SPSI mengucapkan janji dihadapan para demisioner SKEP SPSI, Ketua SPSI, Perwakilan PT Puncakjaya Power, serta Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mimika.

Ketua PUK SPKEP SPSI PT Puncakjaya Power periode 2018-2021 Abraham Deda dalam sambutannya meminta para demisioner PUK SPKEP SPSI Puncakjaya Power terus berkomitmen untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis.

“Saya memohon kepada rekan-rekan anggota yang baru saja dilantik untuk bisa bersama-sama menjalankan amanat ini. Ini adalah suatu tugas yang berat, tapi kita harus bisa. Terima kasih pada pengurus yang lama (demisioner) dan tetap berkomitmen bersama kami untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC SPSI Mimika, Aser Gobay mengatakan, dalam organisasi harus saling menjaga kesatuan dan persatuan antar PUK, khususnya orang Papua. Pasalnya dalam dunia organisasi , demi kepentingan pribadi dan kelompok, dapat memecahbelah antar PUK .

“Organisasi itu adalah organisasi internal, kepentingan kesejahteraan keluarga bermitra kepada perusahaan agar segala sesuatu bisa mengembang. Khusus yang asli Papua, kita harus meningkatkan kesatuan persatuan orang Papua. Jangan kepentingan pribadi dan kelompok memecah belah kita, ini organisasi nasional, maka saya imbau supaya pemecah belah dalam pekerja itu kita hilangkan dan bangkitkan nasional kita Papua untuk mengejar ketertinggalan dan kemiskinan yang menimpa daerah kita,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Disnakertrans, Tomy dalam sambutannya mengatakan, para PUK harus bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Kita bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab dengan mengerjakan tugas diemban sesuai dengan waktu yang ditentukan, alias tidak ditunda,” ujarnya.

Selain itu, kata ia, pihaknya akan mendengarkan semua keluhan dari PUK untuk mewujudkan kehidupan pekerja, keluarga yang adil, sejahtera dan bermartabat serta menciptakan hubungan kerja yang harmonis.

Sementara itu, perwakilan pimpinan PT Puncakjaya Power mengatakan apabila ada masalah di antara sesama PUK Puncakjaya Power bisa diselesaikan dengan baik. Ia pun menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PUK SPKEP SPSI Puncakjaya Power dan berharap agar tetap proaktif menjalin kerjasama.

“Selamat kepada pengurus yang sudah dipilih, semoga sukses selalu dalam mengemban tugas yang diemban. Kami berharap, pengurus yang dipercayakan, memiliki integritas tinggi dan hubungan industri yang harmonis pasti berhasil. PUK yang baru tetap proaktif menjalin kerjasama sehingga semua persoalan bisa berjalan, dan target bisa tercapai,” ujarnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment