Ruang SDI Nawaripi Butuh Segera Direhab

Bagikan Bagikan

SAPA (TIMIKA)  - Ruangan kelas Sekolah Dasar (SD)  Inpres Nawaripi butuh segera direhab, baik plafon maupun lantai, karena sudah rusak tapi tetap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).

Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah SD Inpres Nawaripi, Daniel Mameyao saat ditemui Salam Papua di sekolahnya, Sabtu (3/3).

"Walaupun kondisi ruangan kelas cukup memprihatinkan, namun anak-anak masih gunakan dan tetap ceria mengikuti KBM. Sebenarnya di sekolah kita ini ada beberapa bagian di ruangan kelas yang perlu direhab, di antaranya plafon dan lantai yang sudah rusak,” ungkap Daniel.

Dia mengaku, pihak sekolah pernah melaporkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terkait kebutuhan untuk merehab kondisi ruangan kelas yang telah rusak tersebut. Namun hingga saat ini pihak Disdik Mimika belum memberikan respon.

Dia menjelaskan, sebenarnya pihak sekolah saat ini sudah berinisiatif untuk menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk keperluan rehab ringan, karena melihat kerusakan yang cukup parah di tiga ruangan kelas. Namun, berdasarkan informasi dari mantan kepala sekolah, jika proposal pengajuan untuk rehab ruangan kelas sudah disampaikan kepada pihak Disdik Mimika, maka pihak sekolah membatalkan niat tersebut.

Apalagi pihak sekolah, kata Daniel, tidak memiliki kewenangan untuk menggunakan dana BOS bagi pembangunan fisik. Sebab, berdasarkan Standart Operasional Prosedur (SOP) bagi penggunaan dana BOS, tidak dibenarkan untuk merehab bangunan dengan skala besar.

“Waktu itu mereka (guru-guru) menyarankan agar jangan direhab dulu, karena informasi dari mantan kepala sekolah, mereka sudah masukan pengajuan ke dinas untuk rehab, kurang lebih tiga tahun yang lalu. Tapi sampai sekarang belum terjawab,” ujar Daniel.

Dia sangat berharap adanya perhatian dari Pemkab Mimika melalui Disdik untuk setiap kebutuhan mendesak sekolah, demi kenyamanan siswa untuk melaksanakan proses pembelajaran.

"Harapan saya orang dinas bisa turun langsung ke sekolah-sekolah dan lihat langsung ke sini. Lihat sendiri kekurangan di sekolah itu seperti apa. Karena terus terang kami juga masih kekurangan ruang belajar. Kami berharap Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan, bisa mengakomodir kepentingan mendesak di sekolah-sekolah negeri, " harap Daniel.

“Harapan saya orang dinas bisa turun langsung ke sekolah-sekolah dan lihat langsung ke sini, lihat sendiri, kekurangan di sekolah itu seperti apa, karena terus terang kami juga masih kekurangan ruang belajar,” imbuhnya. (Ervi Ruban)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment