Upaya Pjs Gubernur Soedarmo Sukseskan Pilkada Papua (1)

Bagikan Bagikan
Mendagri Tjahjo Kumolo melantik Soedarmo menjadi Pjs Gubernur papua/foto jpnncom
SETELAH resmi dilantik oleh Mendagri Tjahjo Kumolo sebagai Pejabat sementara (Pjs) Gubernur Papua pada Senin (26/2) siang di Jakarta, Mayjen (Purn) Soedarmo langsung ke tempat tugasnya di Bumi Cenderawasih pada malamnya.

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri itu tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Selasa (27/1) pagi didampingi istrinya Ida Yuliati beserta rombongan, disambut tari-tarian adat oleh ratusan warga yang dikoordinir oleh tokoh muda Papua Marthinus Werimon dan Dewan Adat Papua (DAP).

Alumnus AKABRI 1983 itu, langsung didaulat untuk menginjakkan kakinya di tikar dan piring batu yang disediakan oleh 'mama-mama Papua', dikalungkan bunga dan ikat kepala dari bulu burung kasuari oleh Ketua DAP Mananwir Babe Yan Pieter Yarangga sebagai tanda selamat datang dan bertugas di provinsi paling timur Indonesia itu.

Prosesi adat injak kaki di piring batu, merupakan salah satu bentuk penghargaan masyarakat adat pesisir di Papua kepada para tamu atau pejabat negara.

Di ruang VIP Bandara Sentani, Soedarmo yang memilih melanjutkan karier di pemerintahan sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ideologi dan Politik di Badan Intelijen Negara (BIN) itu mengapresiasi penjemputan yang dilakukan oleh masyarakat adat dan pejabat di lingkup Pemerintahan Provinsi Papua.

Ia berkomitmen akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi serta melibatkan pihak adat dan para pemangku kepentingan lainnya dalam melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya selama menjadi Pjs Gubernur Papua, terutama membantu suksesi pilkada jilid III 2018 di tingkat provinsi dan tujuh kabupaten.

Pada momentum itu, ayah dari dua orang putra dan dua putri itu mengemukakan lima tugas yang diberikan oleh Mendagri kepadanya, selain menyukseskan pilkada yakni melaksanakan pemerintahan dengan bekerja sama dan melibatkan seluruh mitra yang ada, baik DPRP, MRP dan Forkompimda.

Bertanggungjawab atas seluruh Papua dalam hal menjaga kententeraman dan ketertiban masyarakat, melaksanakan pengisian jabatan apabila memang harus segera diisi, serta menetapkan perda jika diperlukan, yang tentunya dengan persetujuan atau izin Mendagri.

"Itulah lima tugas pokok yang diberikan kepada saya sebagai Pjs Gubernur Papua menggantikan sementara Pak Lukas Enembe yang melaksanakan cuti diluar tanggungan negara," katanya yang pernah menjalankan tugas sebagai prajurit TNI di Dilli, Timor Timur (Timor Leste) dan Irian Jaya bersama mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Ia juga meminta Apartur Sipil Negara (ASN) atau pun PNS di Papua untuk bersikap netral dan tidak memihak pada saat pelaksanaan pilkada.

Koordinasi Soedarmo yang pernah menjadi Kepala BIN Daerah (Kabinda) di Kalimantan Timur itu langsung bertemu dengan berbagai pihak untuk berkoordinasi dan konsolidasi sekaligus bersilahturami dengan pemangku kepentingan di Papua, di antaranya dengan jajaran Majelis Rakyat Papua beberapa jam setelah tiba dari Jakarta. Feature (Bersambung) 

Didampingi oleh Direktur Politik Dalam Negeri Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Dr Bahtiar M.Si dan Direktur Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Ditjen Polpum Drs Laode Ahmad P Balombo M.Si, Soedarmo memperkenalkan diri dan menjelaskan tugas yang diberikan kepadanya sekaligus meminta dukungan moril dan doa restu kepada lembaga kultur masyakarat adat Papua itu. (Alfian Rumagit /Bersambung)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment