Uskup Timika: Ini Kota Koboy

Bagikan Bagikan

Mgr John Philips Saklil, Pr


SAPA (TIMIKA) – Uskup keuskupan Timika, Mgr John Philips Saklil, Pr meminta kepada empat pasangan  calon (Paslon) yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika untuk memperbaiki situasi dan kondisi daerah Kabupaten Mimika. Menurutnya, selama ini daerah Kabupaten Mimika tidak pernah damai dan sejahtera.
“Ini kota koboy, siapa urus apa kita tidak tahu itu. Siapa figur ke depan, yang saya harapkan,  Bupati yang terpilih nanti harus perbaiki kehancuran yang terjadi selama ini,” ujarnya saat ditemui Salam Papua di sela-sela pelatihan perbaikan mesin motor tempel di sanggar pelatihan Program Ekonomi (Pronomi) kompleks Pastoran Paroki Mapurujaya, Selasa (27/2).
Ia mengatakan, para bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati yang saat ini sedang memperjuangan permasalah terkait dengan penetapan calon oleh KPU Mimika harus menerima apapun keputusan oleh pengadilan. Pasalnya, para balon memiliki visi yang sama untuk membangun Mimika.
“Semua harus terima dan menyetujuinya. Kita tidak usah bikin ribut lagi karena selama ini kita sudah hidup dalam masalah. Jadi sekarang kita mau bangun daerah ini, siapa pun bupatinya,” ujarnya.
Sementara itu, para calon yang sudah ditetapkan KPU Mimika, kata ia, belum ada yang memiliki sosok pemimpin yang sempurna sehingga perlu menjalankan roda pemerintahan dengan baik.
“Kalau kita bicara siapa yang sempurna, itu tidak ada. Jadi tidak usah ada politik yang membuat kita berkelahi. Keputusan itu harus diterima supaya daerah ini jadi daerah berkat,” ujar Philip.
Kendati demikian, ia mengharapkan agar hak-hak masyarakat di Kabupaten Mimika bisa terlindungi sehingga daerah bisa maju.
“Masyarakat dan umat merindukan sosok pemimpin. Jangan seperti ini, kita capek dengan situasinya. Hak-hak masyarakat itu dapat terlindungi,” kata Philip. (Salma)



Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment