Waket I Klarifikasi Terkait Posisi Plt Ketua Lemasko

Bagikan Bagikan
Wakil Ketua I Lemasko, Gregorius Okoare.
SAPA (TIMIKA) – Terkait klaim Wakil Ketua (Waket) III Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko), Marianus Maknaipeku yang dipercaya memimpin sementara Lemasko dengan jabatan sebagai pelaksana tugas (plt) menggantikan Robertus Waraopea, disanggah oleh Wakil Ketiu I Lemasko Gregorius Okoare dan menganggap hal itu merupakan suatu kekeliruan atau kecerobohan yang bersangkutan. Pasalnya, hingga kini Lemasko belum ada musyawarah untuk memutuskan siapa yang akan mengganti Robertus Waraopea.

Gregorius Okoare atau yang akrab disapa Gery dalam menyampaikan hal itu dengan mengelar jumpa pers bersama sejumlah awak media di kantornya, dibilangan Jalan Cenderawasih, Senin (5/3). Menurutnya, dalam suatu organisasi terdapat amanat yang mengacu pada aturan yang ada atau AD/ART, dan itu adalah hirarki dalam suatu organisasi.

Sehingga, apa yang disampaikan Marianus pada sejumlah media di Timika, merupakan suatu kecerobohan. Sebab, keputusan dalam suatu organisasi tidak dapat mengakomodir keputusan satu orang saja, namun harus mengacu pada hasil pembicaraan dengan dewan pertimbangan adat (DPA) dan dewan adat yang ada dalam lembaga Lemasko.

“Saya pikir itu merupakan pendapat pribadi saja dan tidak sah. Keputusan itu harus merupakan kesepakatan bersama dalam organisasi,” kata Gery.

Pada kesempatan ini, selain memberikan klarifikasi, Gery  juga meminta maaf kepada masyarakat Mimika dan secara khusus masyarakat Kamoro bahwa pemberitaan terkait pergantian pucuk pimpinan Lemasko tidak benar adanya, sebab itu belum terlaksana melalui musyawarah.

Selanjutnya, ia meminta agar ketua Lemasko Robertus Waraopea yang maju dalam menjadi calon bupati Mimika dalam pilkada serentak 2018, harus mengundurkan diri secara sah. Hal itu agar dapat diketahui masyarakat umum terlebih masyarakat Kamoro, serta diketahui juga oleh dewan adat.

Tidak hanya itu, untuk hal-hal yang belum diselesaikan didalam lembaga, ketua pun harus duduk bersama untuk menyelesaikan, terutama yang berhubungan dengan DPA dan dewan adat agar tidak terajadi kesalahpahaman dikemudian hari.

“Ketua harus mengundurkan diri secara sah agar masyarakat mengetahuinya,” pintanya.

Seperti diketahui, dalam pemberitaan sejumlah media lokal di Timika termasuk Salam Papua, Marianus Maknaipeku mengklaim bahwa dipercaya untuk memimpin sementara Lemasko dengan jabatan plt menggantikan Robertus Waraopea.

Dengan demikian, Marianus Maknaipeku menjalani tugas dan memegang dua jabatan dalam Lemasko, menjadi plt ketua sekaligus wakil ketua III Lemasko.

Robertus Waropea diketahui berniat mengundurkan diri karena maju ikut pilkada Mimika 2018 sebagai calon bupati dan berpasangan dengan Albert Bolang sebagai calon wakil bupati Mimika. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment