Adam Arisoi : Tahapan Pilkada Mimika Rusak Harus Diperbaiki

Bagikan Bagikan
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Adam Arisoi 
SAPA (TIMIKA) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Adam Arisoi menegaskan, pihaknya tidak memiliki kepentingan lain dengan mengambil alih tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) KPU Kabupaten Mimika, melainkan untuk memperbaiki proses tahapan Pilkada Mimika pasca diberhentikannya para Komisioner KPU Kabupaten Mimika untuk sementara waktu.

“Ini tanggung jawab kami untuk memperbaiki tahapan Pilkada yang rusak, setelah semua komisioner KPU Mimika diberhentikan sementara. Kami tidak memihak kepada siapa pun. Selama ini banyak orang yang terpeleset karena rel Pilkada itu rusak, jadi harus diperbaiki agar semuanya bisa melewati rel itu dengan baik, aman  dan lancar,” ujarnya saat ditemui wartawan di salah satu hotel di Jalan Cenderawasih, Jumat (27/4) lalu.

Ia mengatakan, pihaknya sudah menjalankan putusan DKPP dengan melakukan berbagai perbaikan tahapan, diantaranya menetapkan dan melakukan pencabutan nomor urut terhadap dua pasangan calon (Paslon), yakni Eltinus Omaleng-Johannes Rettob (OMTOB) dan Maria Florida Kotorok-Yustus Way (MarYus) atas putusan PTTUN, mengatur jadwal kampanye pasangan baru, pencabutan nomor urut dan penetapan jadwal kampanye.

“Masih ada sisa tahapan yang harus dilakukan dalam waktu sesingkat-singkatnya. Mengingat sebentar lagi Pilkada pada 27 Juni mendatang,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya akan melakukan verifikasi ulang terhadap jumlah syarat dukungan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mimika Tahun 2018 bagi pasangan calon (Paslon) Hans Magal – Abdul Muis (HAM).

“Perintah Dewan Kehormatan Pelaksanaan Pemilu (DKPP), maka KPU Provinsi dan KPU RI segera melakukan verifikasi ulang dan mengecek ulang jumlah dukungan HAM. Mengingat, Hans Magal yang merupakan calon bupati punya hubungan kekeluargaan denagn Ketua KPU Mimika, Ocepina Magal,” ujar Adam.

Terkait surat rekomendasi yang diberikan KPU Provinsi Papua dan KPU RI kepada KPU Kabupaten Mimika tentang, calon wakil bupati, Abdul Muis, untuk bisa melanjutkan pencalonannya, kata Adam, pihaknya akan melakukan koreksi dan berkoordinasi ulang dengan KPU RI untuk mendapatkan solusi persoalan KPU Mimika.

“Kami akan lakukan itu secara terbuka. Ini kita akan koordinasikan, karena apapun itu keputusannya kami tetap akan memikirkan kondisi Mimika. Kami paham dengan kondisi Timika. Jadi ini tanggung jawab kami untuk menyampaikannya ke KPU RI,” ujarnya.

Ia mengatakan, persoalan yang dihadapi KPU Kabupaten Mimika lambat dijawab oleh KPU RI. Jelas Adam, menurut DKPP, KPU RI salah menafsirkan apa yang diamanatkan dalam UU No 10 tahun 2016 pasal 7 ayat 2 huruf n dan o ; pasal 4 ayat 1 huruf dan huruf p angka 3 pada PKPU Nomor 15 tahun 2017.

“Perbaikan demi perbaikan pelaksanaan Pilkada serentak 2018 untuk Mimika harus segera terselesaikan. Peningkatan kualitas Pilkada berawal dari pelaksanaan tahapan yang pasti dan adil,” ujar Adam. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment