KPU Papua Minta Sisa Anggaran Pilkada Segera Dicairkan Semua

Bagikan Bagikan
Ketua KPU Provinsi Papua Adam Arisoi
SAPA (TIMIKA) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Adam Arisoi,  selaku pemegang kendali tugas KPU Mimika meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika unruk segera mencairkan seluruh sisa anggaran Pilkada Mimika yang belum dicairkan.

“Saya sudah hubungi Pemda, meminta sisa anggaran milik Panwaslu dan aparat keamaman harus dicairkan seluruhnya. Saya juga sudah suruh staff kami untuk membuat rincian. Kami minta semua sisa anggaran sudah harus transfer,” ujarnya kepada wartawan di salah satu  hotel di Jalan Cenderawasih, Jumat (29/4).

Ia menegaskan, sejak memegang kendali tugas KPU Mimika, pihaknya sudah mulai menjalankan tugas sehingga tidak boleh ada lagi alasan-alasan yang menghambat kinerja KPU dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya hanya karena anggaran yang belum diserahkan oleh Pemda.

“Pemda harus segera cairkan sehingga KPU tidak boleh terkendala karena anggaran,” katanya.

Terkait terhambatnya pencairan anggaran  lantaran terkendala tidak adanya sekretaris, kata Adam, hal tersebut bukanlah kendala. Menurutnya, hanya niat baik dari Pemda saja anggaran tersebut bisa dicairkan. Oleh karena itu Pemda diminta untuk segera mentrasfer anggaran tersebut.

“Menurut saya masalah bukan sekretaris tapi niat baik saja barang dicairkan., toh kami sudah kirim orang kok . Jadi sekretaris tidak menjadi masalah,” ujar Adam.

Selain itu, menyangkut LPJ yang harus dibuat yang juga sebagai syarat untuk pencairan dana Pilkada tahap ke dua, Adam menjelaskan bahwa uang yang sudah digunakan memang harus dipertanggungjawabkan lewat laporan. Itu tanggung jawab kita. Bukti bahwa uang itu digunakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Menurutnya dana tersebut tidak untuk dibuang-buang sehingga sulit untuk melakukan pertanggung jawaban.

“Untuk LPJ kami akan bicarakan lebih lanjut kepada Pemda, yang jelas jumlah anggaran sangat berpengaruh terhadap kelancaran pelaksanaan tahapan Pilkada dan tinggi rendahnya partisipasi. Oleh karena itu, kepastian akan kesiapan dana baik untuk KPU dan Panwas harus ada sejak awal,” ujarnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment