405 Liter Miras Sitaan Dimusnahkan Polisi

Bagikan Bagikan
Kapolres Mimika AKBP  Agung Marlianto
SAPA (TIMIKA) – Sebanyak 405 liter minuman keras (miras) lokal jenis sopi yang berhasil disita dari sejumlah kapal penumpang yang masuk ke Timika dimusnahkan oleh Kapolres Mimika bersama jajarannya, dan tokoh masyarakat  di Polsek Pelabuhan Poumako, Kamis (17/5).

Kapolres Mimika AKBP  Agung Marlianto mengatakan, perlu filter yang kuat dilakukan di  pelabuhan Poumako. Pasalnya, miras masuk ke Timika melalui pelabuhan Poumako yang dibawa oleh sejumlah penumpang kapal.

“Kita perlu filter yang kuat di pelabuhan ini. Kepolisian harus terus melakukan razia miras bawaan penumpang kapal yang masuk ke Timika,” kata Kapolres. 

 Menurutnya, miras merupakan sumber dari masalah yang  terjadi di  Kota Timika.

Pemiliknya miras lokal, kata Kapolres, ketika di tanya tidak ada yang mengakui, sehingga barang bukti yang ditinggalkan dipelabuhan  diamankan petugas.

“Miras yang dimusnahkan ini merupakan hasil sitaan dari para penumpang kapal. Pemiliknya tidak ada yang diamankan karena tidak ada yang mengakuinya,” ujarnya.

Namun, lanjut  Kapolres, jajaran Polsek Poumako berhasil mengamankan tiga orang tersangka sebagai pemilik dan satu orang  pembantu pembuatan Milo di kawasan Poumako. Mereka  bukan merupakan penumpang kapal.  Tapi mereka pembuat  Milo di kawasan Poumako.

“Pelaku tiga orang diamankan.  Dua pemilik dan satu lagi membantu membuatnya. Mereka dikenai  pasal 62 dan 135 UU Pangan dengan hukuman enam  tahun penjara. Dan akan di proses sampai ke pengadilan. Pemilik DM alias DR dan NY. Sedangkan  EL membantu DR,” kata Kapolres.

Ia menambahkan, Milo yang dibuat tidak higienis dan kadar alkhololnya tidak dapat ditentukan sehingga sangat berbahaya apabila di konsumsi oleh manusia.  Apabila minuman ini lolos maka dampaknya bagi masyarakat Mimika akan sangat besar. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment