Alfrets Petupetu Mengundurkan Diri dari Komisioner KPU Mimika

Bagikan Bagikan
Surat pengunduran Alfrets Petupetu

SAPA (TIMIKA) – Alfrets Petupetu mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisioner KPU Kabupaten Mimika Divisi Hukum, terhitung tanggal 17 Mei 2018. Hal tersebut dibenarkan oleh KPU Provinsi Papua melalui Komisioner Divisi Hukum, Tarwinto saat dihubungi Salam Papua di Timika, Selasa (22/5).

“Memang benar, Pak Alfrets sudah menyerahkan surat pengunduran dirinya sejak beberapa hari lalu. Alasannya karena kesehatannya yang kurang baik. Entah itu apa. Yang jelasnya, sudah kami terima suratnya,” ujar Tarwinto.

Berdasarkan surat yang dibuat Alfrets Petupetu, dirinya mengundurkan diri sejak beberapa hari lalu. Untuk menindaklanjuti surat tersebut, Tarwinto mengatakan, KPU Provinsi akan segera melakukan penonaktifan terhadap komisioner KPU Mimika tersebut. Kendati demikian, pihaknya akan fokus terlebih dahulu terkait Daftar Pemilih Tetap pada Pilkada yang akan jatuh pada 27 Juni mendatang.

“Kami pasti akan menonaktifkan, sesuai dengan surat yang diberikan pemohon kepada kami. Tapi, kami selesaikann dulu DPT yang belum ditetapkan untuk Kabupaten Mimika. Karena ini sudah sangat terlambat. Dan apabila pada saat pleno penetapan DPT, Alfrets Petupetu tidak menghadirinya, maka otomatis kita segera menonaktifkan,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, maka sidang pleno penetapan DPT yang akan dilangsungkan hari ini, Rabu (23/5) akan dihadiri salah satu Komisioner KPU Provinsi.

“Kan kalau cuma tiga komisioner, itu tidak memenuhi kuorum. Jadi besok  pak Izak Hikoyabi, Komisioner KPU Provinsi Papua Divisi Logistik dan Keuangan akan menghadiri sidang tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, dari informasi yang diterima Salam Papua, surat  pengunduran diri Alfrets sudah diterima Ketua KPU Kabupaten Mimika, Theodora Ocepina Magal. Kendati demikian, surat tersebut masih dipegang olehnya dan belum memberikan surat tersebut pada sekretariat KPU Mimika. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment