Antisipasi Keamanan, Petugas Gabungan Razia Pintu Masuk Bandara

Bagikan Bagikan
Antisipasi keamanan, petugas gabungan memeriksa setiap kendaraan yang masuk ke bandara Mozes Kilangin, Timika.
SAPA (TIMIKA)Petugas gabungan Polisi, Paskhas TNI AU dan pihak keamanan (security) Bandara menggelar razia bagi pengunjung dan penumpang yang masuk ke Bandara Mozes Kilangin Timika, Selasa (15/5).

Kapolsek KP3 Udara Bandara Mozes Kilangin, Ipda Robert T yang memimpin razia saat dikonfirmasi melalui telepon mengatakan, giat pengamanan yang dilakukan merupakan perintah langsung dari pimpinan Polri. Hal ini untuk memperketat masuknya kendaraan roda empat maupun roda dua ke dalam area Bandara Mozes Kilangin.

Ia menjelaskan, target razia ini, untuk memeriksa warga yang membawa senjata tajam (Sajam), Miras dan Narkoba. Selain itu, juga untuk mengantisipasi adanya barang-barang penumpang yang mencurigakan yang dapat membahayakan orang lain.

"Dalam giat itu kami bersinergi dengan pihak Paskhas TNI AU dan pihak security bandara. Dengan sasaran pemeriksaan Sajam, Miras, Narkotika dan tidak menutup kemungkinan barang bawaan yang mencurigakan seperti bom. Hal ini untuk lebih memperketat, dan masyarakat yang berangkat merasa aman. Pemeriksaan dilakukan terhadap kendaraan yang masuk ke area bandara, sedang kendaraan yang ke luar kami tidak periksa," katanya.

Rencananya,  giat akan terus dilaksanakan setiap hari hingga menunggu perintah dari pimpinan Polri kapan giat ini dicabut.

"Kegiatan ini setiap harinya dan dillaksanakan mulai dari pagi pukul 06.00 10.00 WIT. Giat ini sesuai dengan arahan dari pimpinan untuk menjaga keamanan," ujarnya.

Ia menambahkan, dari giat tersebut, tim berhasil mengamankan 2 buah parang, 1 pisau, 1 katapel dan 8 mata panah dari warga yang hendak masuk ke dalam bandara. Tidak hanya itu, ada 4 unit sepeda motor juga kena razia karena tidak memiliki plat nomor kendaraan.

Ia menyarankan, untuk setiap pengendara agar selalu membawa surat-surat kendaraan dan perlengkapan lainnya ketika mengendarai kendaraan bermotor. Bagi yang membawa sajam yakni seorang ibu, diarahkan ke Polsek KP3 udara untuk dijelaskan tentang mekanisme cara membawa Sajam ke dalam pesawat.

"Kita waktu pemeriksaan itu kebetulan dibantu pihak security dengan alat detektor. Dan ini sangat membantu melakukan pemeriksaan. Bagi yang terkena razia, kita sarankan untuk melengkapi kendaraannya. Dan bagi pembawa sajam  kita arahkan untuk membungkus alat tersebut dengan baik apabila ingin membawanya ke dalam pesawat. Kita lebih ke edukasi saja," ungkapnya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment