Antisipasi Teroris, Kesbangpol dan Intelijen Selidiki Ormas

Bagikan Bagikan
Kepala Kesbangpol Mimika, Petrus Lewa Koten
SAPA (TIMIKA) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik bersama Komunitas  Intelijen di Mimika akan melakukan penyelidikan terhadap berbagai  Organisai Masyarakat (Ormas) yang saat ini beroperasi di wilayah Mimika. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap terorisme.

Kepala Badan Kesbangpol Mimika, Petrus Lewa Koten mengaku, saat ini telah mengidentifikasi keberadaan beberapa Ormas diantaranya, di semua SP, Kompleks PLN, Gorong-gorong dan beberapa titik lainnya di wilayah Mimika. Pengidentifikasian ini dilakukan dengan memantau pergerakan, aktivitas serta simbol-simbol yang dinilai bertentangan dengan aturan, baik Negara maupun Agama sehingga bisa mengetahui adanya ajaran yang menentang atau radikalisme.

 “Kami sudah terima surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang bertujuan untuk mewaspadai dan memantau semua Ormas di setiap Daerah termasuk Mimika. Edaran tersebut berisikan tekat untuk menentang dan melawan keberadaan teroris. Sekarang kami sudah mulai lakukan identifikasi keberadaan Ormas di beberapa titik,” ungkap Petrus saat ditemui di Graha Eme Neme Yauware, Kamis (24/5).

Menurut dia, berdasarkan edaran Kemendagri, setiap daerah wajib membuat dan memasang spanduk yang berisikan bahwa ‘Kami tidak takut dengan teroris. Teroris dilarang menunjukkan identitasnya di NKRI’ serta penentangan lainnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data yang ada, jumlah Ormas di Mimika mencapai 60-an,  dan didominasi Ormas keagamaan. Belum bisa dilakukan penertiban hingga pembubaran, karena harus dipantau keabsahaannya.

Dengan demikian, jika dalam waktu dekat rancangan Undang-undang (RUU) terkait Teroris telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, maka di Mimika juga akan mengambil langkah cepat bersama aparat   TNI dan Polri untuk melakukan sosialisasi secara bersama-sama.

“Intinya kalau misalnya tanggal 25 atau 28 mendatang RUU Teroris sudah ditetapkan, kita di Mimika juga akan melakukan sosialisai. Berarti aparat keamanan kita juga akan terus menelusuri informasi terkait kecurigaan dari masyarakat ataupun sumber lainnya,” jelasnya.(Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment