Carlos Raih Pangeran Alam, Valentina Raih Putri Lestari

Bagikan Bagikan
PTFI melalui Departemen Environmental, kembali mencetak duta lingkungan hidup lewat pemilihan Pangeran Alam dan Putri Lestari angkatan 12 tahun 2018.
SAPA (TIMIKA) – PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui Departemen Environmental, kembali mencetak duta lingkungan hidup lewat pemilihan Pangeran Alam dan Putri Lestari angkatan 12 tahun 2018. Kegiatan ini diikuti 36 siswa SMP di Kabupaten Mimika melalui berbagai proses tahapan seleksi.

Untuk tahun ini, Carlos Ruruk Ali perwakilan dari SMP Negeri 2 Mimika dan Valentina Natalya Latulyu siswi SMP Tabita Sion terpilih menjadi Duta Lingkungan Hidup.  Sebelum dilakukan pemilihan Pangeran Alam dan Putri Lestari, para peserta mendapatkan pembekalan materi lingkungan yang dapat diterapkan kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

General Superintendent (Gensupt) Departemen Environmental PTFI, Romen Rifian dalam sambutannya mengatakan, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) bisa membawa berbagai dampak positif dengan adanya pembangunan dan pengembangan industri. Kendati demikian, hal tersebut pun juga berpotensi memberikan dampak negatif.

“Persoalan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kemajuan dan teknologi industri bisa membawa dampak positif namun juga berpotensi memberikan dampak negatif seperti mengganggu dan merusak lingkungam berupa pencemaran air, polusi udara, dan kerusakan pada hutan-hutan yang ada, karena munculnya berbagai macam perusahaan,” ujarnya.

Untuk menanggulangi hal itu, kata Romen, pihaknya berkomitmen untuk melestarikan lingkungan melalui program pemilihan Pangeran Alam dan Putri Lestari. Dimana pada program ini Freeport Indonesia bekerjasama dengan Pemda Mimika, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mimika, Dinas Lingkungan Hidup dan PT Universal Tecno Reksa Jaya.

“Diharapkan bisa dimulai dari hal kecil  dengan cara mencetak generasi yang peduli terhadap lingkungan. Mereka yang terpilih dan sudah ikut seleksi bisa memberikan dampak positif ke semua orang sehingga tercipta kepedulian kecintaan merawat lingkungan hidup yang sehat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Marike Pigay  mengatakan, pihakya sudah melakukan berbagai sosialisasi ke setiap sekolah yang ada untuk menyadarkan para siswa akan pentingnya menjaga lingkungan.

“Lingkungan ini akan terus ada, jika kita semua menjaga alam. Kami sudah melakukan sosialisasi ke setiap sekolah dan bank sampah untuk menyadarkan para siswa membuang sampah pada tempatnya, kemudian akan di daur ulang,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam proses pemilihan Pangeran Alam dan Putri Lestari angkatan ke duabelas (12), dari 36 peserta alam lestari, Departemen Environmental PTFI mengeliminasi 21 peserta pada Kamis (19/4) lalu, sehingga tersisa 15 peserta.

Pemilihan Pangeran Alam dan Putri Lestari angkatan 12 oleh 15 peserta  itu merupakan siswa-siswi dari 12 SMP di Kabupaten Mimika, yakni SMPN 2, SMPN 7, SMPN 11, SMPN 5, SMP YPPK Ebenhaezer, SMP Tabita Sion, SMP YPJ Kuala Kencana, SMP Integral Hidayatullah, SMP Yosua, SMP IT Al Falah, dan SMP Unggulan Santa Maria.

Selanjutnya, dari 15 besar disaring kembali menjadi 10 besar.  Peserta 10  ini kemudian disaring kembali untuk menjadi empat besar. Sepuluh peserta itu diuji oleh tiga juri untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mereka tentang lingkungan hidup dan juga kepedulian mereka akan pelestarian alam.

Saat menentukan peserta menjadi Pangeran Alam dan Putri Lestari, ruang MPCC LPMAK sejenak menjadi riuh dengan teriakan para pendukung dari 25 SMP yang ikut memeriahkan ajang bergengsi ini.

Usai melakukansesi tanya jawab antara juri dan ke empat peserta, para peserta kemudian memaparkan visi misi apabila terpilih.

Raut wajah pun semakin tegang. Sesekali MC memberi gurauan dengan memegang tangan peserta yang terasa begitu dingin. Hingga akhirnya disematkannya mahkota yang dilakukan oleh Pangeran Alam dan Putri Lestari 2017 kepada Carlos dan Valentine.

Sementara untuk runner up Pangeran Alam  diraih Rafki, siswa SMPN 7 Mimika dan runner up Putri Lestari diraih Gloria Edowai siswi SMP YPJ Kuala Kencana.

Sedangkan enam finalis lainnya sebagai kategori, yakni Maria Way siswi SMPN 7 (kategori berbakat), Ade Irma Suryani siswi SMPN 11 (kategori krearif), Sri Dwi Lestari siswi SMPN 5 (kategori komunikatif), Fatimah Heali Kotan siswi SMP St Maria (kategori favorit), Mahesa Ibnu Usman Tomu siswa SMP IT Alfalah (kategori leadership), dan Kevin Alexsandro Ngawi siswa SMP Tabita Sion (kategori persahabatan). (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment