Datangi KPU, Philbas Minta Kepastian Status

Bagikan Bagikan
 Massa Philbas saat mendatangi Kantor KPU Kabupaten Mimika.
SAPA (TIMIKA) – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Mimika periode 2018-2023, Philipus Wakerkwa-H. Basri (Philbas) bersama sejumlah pendukungnya, Selasa (15/5), mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika. Kedatangan pasangan ini meminta kepastian status usai KPU Provinsi Papua melakukan verifikasi ulang jumlah dukungan perseorang Philbas beberapa waktu lalu.

“Kami semua kesini untuk meminta kepastian yang jelas dari KPU Provinsi. Kenapa sampai sekarang status kami belum dijelaskan,” ujar Robertus Nahak, kuasa hukum Philbas kepada Salam Papua usai melakukan aksi di Kantor KPU Mimika, Selasa sore.

Aksi yang dilakukan selama tiga jam tersebut, menuntut KPU Mimika segera mengadakan pleno verifikasi jumlah dukungan Philbas. Karena sebelumnya KPU Provinsi telah melakukan verifikasi ulang jumlah dukungan perseorangan Philbas pada salah satu hotel dibilangan Jalan Hasanuddin.

“Kan sudah di verifikasi sama KPU Provinsi, jadi tinggal di plenokan saja,” ujarnya.

Menurut Robertus Nahak, KPU Mimika harus mempertanggungjawabkan kesalahan yang ada pada BA.4-KWK perseorangan (Berita acara dari sistim informasi pencalonan yang diturunkan untuk di verifikasi faktual oleh PPS). Dimana, pada form BA.4-KWK tersebut, tertulis jumlah dukungan perseorangan 3.604 yang seharusnya 16.589. Jumlah tersebut adalah pengurangan dari 19.087 dikurangi 2.228 (hasil dari kegandaan). Sedangkan 19.087 merupakan jumlah yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) dari jumlah dukungan perseorangan atau BA.1-KWK yang berjumlah 24.711.

Dari kesalahan tersebut, Philbas meminta agar KPU Mimika untuk menjumlahkan 16.589 ditambah 7.697 sehingga menghasilkan 24.556. Jumlah 7.697 merupakan hasil pleno yang dilaksanakan oleh KPU Mimika pada 15 Februari 2018.

“Tadi komisioner KPU Mimika Divisi Teknis yaitu Derek Motte, menjanjikan kepada kami bahwa, pleno Philbas akan segera dilakukan, yakni tanggal 21 Mei,” katanya.

Kendati demikian, pada kesempatan yang sama, Komisioner Divisi Teknis KPU Mimika, Derek Motte yang ditemui Salam Papua mengatakan, dirinya masih harus berkoordinasi lagi dengan Ketua KPU serta komisioner lainnya.

“Pleno pasti, dan wajib memang untuk kita laksanakan. Menyangkut waktunya, saya harus koordinasikan lagi dengan ibu ketua dan komisioner lain,” ujar Derek.

Di tempat yang berbeda, Ketua KPU Mimika, Theodora Ocepina Magal mengatakan, pihaknya akan menyelesaikan semua tugas dan wewenang pada tahapan pilkada, termasuk pleno untuk menetapkan status dari pasangan Philbas.

“Kita selesaikan dulu DPT. Karena ini sudah sangat terlambat. Selesai itu baru bisa kami lakukan pleno untuk Philbas,” katanya saat ditemui di Kantor Pelayanan Polres Mimika.

Adapun pleno penetapan DPT, kata Ocepina, akan dilaksanakan dan direncanakan pada Rabu (16/5). “Kami usahakan agar Rabu bisa terlaksana, dan kami masih tahap koordinasi dengan sejumlah pihak,” ujarnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment