Dewan Tidak Setuju Dengan Perubahan Dapil Pemilu Legislatif

Bagikan Bagikan
 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika Elminus Mom
SAPA (TIMIKA) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika Elminus Mom mengatakan, akan memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika, dan instansi terkait untuk membahas penetapan Daerah Pilihan (Dapil) Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif Kabupaten Mimika tahun 2019. Penetapan Dapil yang sudah dilakukan oleh KPU Mimika selama ini dinilai tidak tepat.

Elminus mengatakan, penetapan Dapil yang sudah dilakukan dinilai merugikan Orang Asli Papua (OAP) yang ingin ikut bertarung dalam pemilihan umum legislatif Kabupaten Mimika tahun 2019.

“Kami DPRD tidak setuju dengan perubahan Dapil yang sudah di buat oleh KPU Mimika. Perubahan Dapil yang dibuat sangat merugikan OAP yang ingin ikut dalam Pemilu legislative,” kata Elminus Mom ketika ditemui diruang kerjanya Rabu (2/5).

Menurutnya, penetapan Dapil Pemilu legislatif yang dilakukan KPU Mimika beberapa waktu lalu, tidak sah karena tidak melibatkan sejumlah partai dalam menentukan. Melihat hal tersebut, DPRD akan mengundang Pemda Kabupaten, KPU Mimika dan instansi terkait untuk membahas permasalahan tersebut.

“Kita akan undang Pemerintah, KPU, dan instansi terkait untuk membicarakan masalah tersebut hari ini Kamis (3/5),” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak DPRD ingin Dapil Pemilu Legislatif kembali kepada Dapil yang lama tanpa ada perubahan dan dan penambahan Dapil lain. Seusai aturan, kata Elminus, porsi kursi untuk DPRD Kabupaten Mimika harus 70:30.

“70 persen itu kursi untuk OAP sedangkan untuk 30 persennya untuk non Papua,” ucap Elminus.

Ia menjelaskan, apabila, penetapan Dapil berubah dengan mengurangi jumlah kursi dari satu Dapil dan memindahkan salah satu distrik ke Dapil yang lain, maka akan sangat merugikan OAP yang ingin ikut dalam Pemilu Legislatif 2019.

“Kita ingin Dapil Pemilu Legislatif 2019 kembali ke awal tanpa ada perubahan. Apabila mengikuti penetapan Dapil yang baru, maka OAP yang ikut Pemilu Legislatif akan rugi,” katanya.

 Penetapan Dapil yang  baru, kata Elminus, akan mengurangi jumlah kursi yang berada di pesisir dan pegunungan yang notabene merupakan basis dari OAP untuk mengambil suara dukungan.

“Apabila hal itu terjadi maka, OAP tidak akan mendapatkan kursi di DPRD nantinya. Ini yang mau kita bahas bersama dengan pemerintah dan instansi yang berhubungan dengan hal tersebut,” ujar Elminus.(Tomy)  
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment