Di Mimika, Merger Difokuskan Pada Sekolah-Sekolah di Pedalaman

Bagikan Bagikan

SAPA (TIMIKA) -  Pelaksanaan Program Kebijakan Direktorat Pembina TK dan SD RI yang disebut Merger, khusus di Kabupaten Mimika akan difokuskan pada sekolah-sekolah di pedalaman.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Mimika, Jeni Ohestin Usmani mengaku, khusus untuk sekolah-sekolah di Mimika yang akan dimerger adalah sekolah yang bukan berada di pusat Distrik.

“Saat ini kami sedang mengkaji persoalan itu dan diperhitungkan dengan perkembangan selama tiga tahun terakhir dan difokuskan untuk sekolah pedalaman yang tidak berada di  pusat Distrik. Saya belum bisa sampaikan sekolah-sekolah di mana saja,” katanya saat ditemui Salam Papua di Kantor Disdik, Senin (14/5).

Dengan demikian, menurut Jeni, untuk sekolah yang sudah dimerger, program dana Otonomi Khusus (Otsus) yang selama ini diberikan, akan dialihkan ke sekolah lain. Salah satu contohnya, terkait program pemberian makanan tambahan dari dana Otonomi Khusus (Otsus). Ketika semua murid sudah dipindahkan ke sekolah lain, maka semua program tersebut juga akan dialihkan.

Dia menambahkan, yang difokuskan setelah adanya Merger tersebut adalah menerapkan persoalan jangka pendek sambil terus merancang hal-hal untuk jangka panjang. Dalam hal ini, jika telah dimerger, maka pembangunan asrama bagi murid akan diperhitungkan dengan jumlah calon penghuni, sehingga tidak terkesan asrama dibangun sia-sia karena tanpa penghuni.

“Untuk tempat tinggal bagi murid itu, bisa saja ditampung di perumahan guru-guru atau menggunakan kelas kosong di sekolah masing-masing. Intinya kita pikirkan yang jangka pendeknya, soal jangka panjang itu nanti akan kita pikirkan,” ungkapnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment