JOSUA Optimis Bisa Dulang Suara di Kabupaten Mimika

Bagikan Bagikan
Cagub Provinsi Papua Periode 2018-2023, John Wempi Wetipo (JWW) saat memaparkan visi misi dalam kampanye pertemuan terbatas di Mimika.
SAPA (TIMIKA) - Calon Gubernur (Cagub) Papua, John Wempi Wetipo bersama Cawagub Habel Melkias Suwai (JOSUA) meyakini dan optimis bisa meraup atau mendulang suara di Kabupaten Mimika.

“Saya tidak memperhitungkan bahwa Mimika basisnya Bapak Klemen Tinal. Ini karena ada beberapa pengalaman bahwa saudaranya kalah saat mencalonkan diri sebagai bupati pada Pilkada lalu. 

Sehingga walaupun basis, bukan harga mati untuk tidak bisa meraup suara,” kata John Wempi Wetipo (JWW) saat ditemui wartawan usai Kampanye Rapat Terbatas yang dilaksanakan di Bobaigo, Keuskupan Timika, Jalan Cenderawasih, Jumat (25/5).

JWW mengatakan, sekarang ini pemilih sudah cerdas memilih pemimpin yang bisa melakukan perubahan. Dan apa yang sudah terjadi ini, maka masyarakat bisa mengetahui. Hari ini masyarakat membutuhkan pemimpin yang bisa melakukan perubahan lebih baik di Papua. Sehingga dirinya yakin bahwa di Mimika bisa menang mutlak, kalau penyelenggara di daerah bisa adil dan lurus.

JWW menegaskan, pihaknya hadir di Mimika membawa harapan baru agar masyarakat Mimika tidak dalam konflik. Dimana gubernur akan menentukan aman atau tidak. Karena gubernur akan hadir mendamaikan semua warga. Dan perlu diingat bahwa pimpinan dari bupati dan walikota adalah gubernur. Sehingga gubernur tidak bisa melimpahkan semua tanggung jawab keamanan kepada bupati maupun walikota.

“Berdasarkan undang-undang, gubernur bertanggungjawab terhadap masalah keamanan. Dan selama itu tidak terjadi. Karenanya dengan kehadiran kami bisa mendapatkan tempat di hati masyarakat,” ungkapnya.

Pada Kampanye Rapat Terbatas tersebut, pasangan JOSUA  menyampaikan visi dan misinya. Salah satu visi dan misi dan sesuai dengan tagline atau motto “Papua Cerdas” pasangan JOSUA berjanji akan mengkuliahkan anak-anak Papua di seluruh perguruan tinggi di Papua secara gratis.

Serta akan mengundang tokoh masyarakat, tokoh adat, kepala suku, tokoh agama, dan tokoh perempuan untuk penggunaan dana otsus. Hal ini dikarenakan dana otsus yang diterima oleh Provinsi Papua sangat besar, namun sampai saat ini belum ada hasilnya.

“Saya akan kumpulkan seluruh tokoh di Papua, untuk membahas dana otsus yang besar ini, program apa yang cocok dilakukan di Papua,” ujarnya.

Sementara itu. Calon wakil Gubernur (Cawagub) Provinsi Papua, Habel Melkias Suwae (HMS) melakukan blusukan di pasar sentral, Kabupaten Mimika, Jumat (25/5).

Sebelum melakukan blusukan, pasangan tersebut bersama ribuan pendukungnya yang menggunakan kendaraan roda dua,  melakukan konvoi keliling disejumlah jalan yakni, Jalan Ahmad Yani, Jalan Boegenvil, Jalan Yos Sudarso, Jalan Cenderawasih, Jalan Budiutomo sambil menyanyikan yel-yel.

Setibanya di pasar, cawagub dari pasangan nomor urut dua (2) itu langsung menyalami para pedagang maupun warga setempat dan memulai memperkenalkan diri.

“Selamat siang bu, saya cawagub nomor urut dua. Saya  ke sini untuk mengetahui kondisi pasar Kabupaten Mimika,” ujarnya kepada salah satu pedagang bahan pokok.

Dalam blusukan itu, HMS dan tim pendukungannya juga membeli buah-buahan, sayur-mayur, dan aksesoris Papua.

HMS meminta kepada para pedagang untuk dapat menyampaikan aspirasi guna mengetahui secara  langsung permasalahan yang dihadapi Kabupaten Mimika. Kendati demikian, dari pantauan Salam Papua , terlihat para pedagang sayur yang berjualan di lantai enggan menjawab.

“Kenapa berjualan dibawah sini? Padahal masih banyak ruang yang kosong. Jangan segan menyampaikan masalah yang dihadapi.  Kabupaten Mimika juga bagian dari Provinsi Papua, jadi harus ikut berkembang, baik dari segi ekonomi atau pembangunan,” ujar HMS.

Ia mengatakan, Pasar Sentral merupakan salah satu faktor pendukung ekonomi, sehingga perlu adanya penataan yang lebih baik.

“Jangan kita bicara pembangunan bagus tapi tidak dapat dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat. Jadi nanti pilih nomor 2 saja, supaya Papua ini lebih baik dari kondisi yang ada saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pedagang, yaitu pedangan buah kepada HMS mengaku antusias dengan kunjungan cawagub Papua ini.

“Bapak, pasar ini becek dan tidak teratur. Kalau bisa, pasar digabung saja, karena banyak pasar di sini,” ujarnya.

Di tengah-tengah blusukan, HMS ditemui oleh seorang guru honor dari Distrik Mimika Tengah. Ia mengatakan, cagub cawagub Papua harus turut membantu permasalahan yang dialami para guru honor.

“Saya guru honor dari pedalaman Pak. Selama ini, gaji guru honor tidak jelas,” katanya.

Untuk itu, HMS mengatakan,  “Mari jadikan Papua cerdas dan Papua Damai,” ujarnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment