Pelaku Pengrusakan Hotel 66, Lari ke Distrik Tembagapura

Bagikan Bagikan
Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto 
SAPA (TIMIKA) – Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto mengatakan, beberapa oknum pelaku pengrusakan Hotel 66  saat pelaksanaan Pleno Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) beberapa waktu lalu, melarikan diri ke Distrik Tembagapura.

“Jadi perkembangannya adalah tiga tersangka sudah kita amankan dan kita tahan. Selanjutnya, kami sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri ke Tembagapura di salah satu kampung yang cukup jauh yakni ‘AM’ kemudian ada lagi ‘Ym’. Tapi tidak masalah, kita tidak akan berhenti mengejar  mereka. Ini demi penegakkan hukum,” ujar Kapolres saat ditemui wartawan di Polsek Mimika Timur (Miktim), Senin (21/5).

Kapolres menjelaskan, pada proses pengembangan penangkapan pelaku pengrusakan tersebut, pihaknya membuat kategori pelaku menjadi tiga, diantaranya, provokator, aktor intelektual, aktor pendukung  dan aktor utama.

“Kita sudah tangkap provokatornya, selain itu kita akan proses lanjut masalah ini, dimana ada nama-nama tertentu, baik itu sebagai pelaku yang ikut dalam kegiatan, pelaku intelektual, atau aktor utama yang menyuarakan pengrusakan itu. Jadi kita mohon pada orang tersebut agar bisa menyerahkan diri,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya menemukan beberapa aktor yang memiliki peran dalam masyarakat. Pihaknya akan melakukan upaya hukum kepada siapapun, baik itu dari pihak keamanan sendiri, tokoh masyarakat, pegawai negeri.

“Bahkan siapapun itu. Anggota DPR sekalipun atau pemerintahan, jika melakukan pelanggaran atau penyimpangan, pasti kami berikan sanksi. Dan itu akan diproses,” katanya.

“Kami sangat sayangkan, ada pihak-pihak tertentu yang memiliki posisi cukup tinggi di masyarakat. Seharusnya ia memberikan imbauan supaya masyarakat tenang dan tidak melakukan tindakan yang anarkis,” katanya.

Sebagai pihak pengamanan yang meneggakkan hukum, kata Agung, sudah sepatutnya menciptakan rasa aman kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mimika. Terutama selama proses tahapan Pilkada.
Menyangkut persoalan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mimika periode 2018-2023, Hans Magal – Abdul Muis (HAM) dan Philipus Wakerkwa – H.Basri (Philbas), ia meminta, agar dapat mengimbau kepada seluruh pendukung dan simpatisannya untuk tidak melakukan hal-hal yang merugikan masyarakat.

“Ini sudah menjadi konsekuensinya. Kedua pasangan tersebut bisa mengikuti prosedur hukum yang ada, karena hukum merupakan tonggak buat kita agar selalu berhati-hati. Sebagai calon, alangkah baiknya merangkul kedamaian, sehingga tidak terjadi perpecahan dalam masyarakat,” ujar Agung.

Ia pun mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Mimika untuk membantu pihak keamanan mengelola perdamaian.

“Ini tanggung jawab kita bersama, untuk Kabupaten Mimika yang kita cintai ini. Kepolisian tidak bisa berdiri sendiri untuk melakukan semuanya. Karena kita hanya segelintir orang saja, yakni 678 orang dimana bisa mengkafer 350.000 jiwa, yang juga areanya cukup luas. Jadi ini tidak mungkin bisa sendiri,” ujar Agung.

Kapolres menyampaikan, dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengaku melakukan pengrusakan untuk menggagalkan rapat pleno penetapan daftar pemilih tetap (DPT) oleh KPUD Mimika. Aksi yang dilakukan pun bukan spontanitas, tetapi digerakkan dari lapangan Timika Indah setelah acara bakar batu.

Perlu diketahui, pengrusakan tersebut dilakukan oleh massa yang berjumlah ratusan orang, dengan membawa senjata tajam berupa busur panah, parang dan batu, kemudian langsung melempari kaca-kaca hotel dan sejumlah kendaraan  yang terpakir di area hotel tersebut.

Dalam aksi itu, massa juga sempat memasuki ruang pleno penetapan DPT Mimika lalu mengancam sejumlah peserta  yang hadir. Mereka mengobrak-abrik seisi ruangan termasuk meja dan kursi serta alat peraga KPU. Penyerangan itu sontak membuat peserta pleno dan sejumlah pengunjung hotel  berhamburan ke luar untuk menyelamatkan diri. Sementara KPU kemudian menunda rapat pleno tersebut.  (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment