Penerimaan CPNS dalam Tahap Analisa Jabatan

Bagikan Bagikan
Kepala BKD Kab.Mimika, Paskalis Kirwelakubun.
SAPA (TIMIKA) – Kepala Badan Kepegawaian  Daerah (BKD)  Kabupaten Mimika, Paskalis Kirwelakubun  mengatakan, saat ini proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 sedang dalam tahapan analisa jabatan. Secara nasional ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Analisis Beban Kerja (ABK). Selain itu, untuk mengetahui jumlah Pegawai yang telah keluar karena pensiun dan lainnya.

“Analisa jabatan ini dilakukan di seluruh Indonesia. Kalau kita bicara soal kapan tes dilaksanakan, itu belum pasti, tetapi harus di persiapkan mulai dari sekarang. ABK itu contohnya untuk setiap OPD butuh berapa operator komputer dan bagian lainnya, berarti formasi bagian itu juga akan di terima, baik S1 atau D3,” terang Paskalis saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (7/5).

Ia juga menjelaskan, sejak tahun 2014 hingga 2018, jumlah pensiunan lingkup Pemkab Mimika mencapai 176 Orang. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari pensiunan reguler, meninggal dunia dan lainnya.

“Memang kalau kita mau jumlahkan khusus pensiunan reguler saja tidak sampai 176. Tapi karena kita jumlahkan juga yang meninggal dan yang lainnya maka sebanyak itu. Intinya mereka semua merupakan pegawai non aktif sejak 2014 sampai 2018,” jelasnya.

Menurutnya, jumlah pensiunan juga berpengaruh pada penerimaan CPNS di setiap kabupaten/kota termasuk di Mimika.

Selain itu, penerimaan CPNS juga disesuaikan dengan jumlah anggaran belanja pegawai. Jika belanja pegawai di suatu daerah telah mencapai 90 persen maka, pusat tidak akan menerima usulan penerimaan CPNS.

“Kita di Mimika ini jumlah belanja pegawainya baru mencapai 22 persen. Jadi penerimaan juga akan diperhitungkan dengan hal itu. Berarti kita berpeluang besar untuk penerimaan CPNS. Begitu juga dengan persoalan jumlah pensiunan. Intinya dua hal itu sangat mempengaruhi ada dan tidak adanya penerimaan CPNS ,” tuturnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment