Plt Bupati: Laporan Pengadaan Mudah Dilakukan Jika Ada Rasa Tanggungjawab

Bagikan Bagikan
Plt Bupati Kabupaten Mimika, Yohanis Bassang.

SAPA (TIMIKA) - Plt Bupati Kabupaten Mimika, Yohanis Bassang, SE., M,Si mengatakan, laporan pertanggungjawaban terkait pengadaan barang atau aset di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tidak akan sulit dilaksanakan jika ada rasa tanggungjawab.

Diakuinya, setiap tahun dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) semua OPD, selalu ada pengadaan barang atau aset, baik itu kendaraan, peralatan kantor dan lainnya. Namun, untuk pelaporan pengadaan barang itu tidak akan mengalami kesulitan jika semua OPD bisa mendata dengan teliti dan serius, serta menyimpan bukti belanja.

“Setiap tahun itu selalu ada pengadaan laptop, meja, lemari, kendaraan dan barang-barang lainnya. Pertanyaannya, ada kah keseriusan? rasa memiliki dan tanggungjawab dalam mendata semua jenis barang tersebut?. Kalau pengadaan semua barang-barang itu di data baik, maka tidak akan kesulitan untuk buatkan laporannya,” kata Plt Bupati dalam sambutan pembukaan kegiatan Sosialisasi Sistem Persediaan dan Rekon Persediaan pada OPD Lingkup Pemkab Mimika, yang dilaksanakan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kamis (24/5), di Graha Eme Neme Yauware.

Menurutnya, sekecil apapun jenis pengadaan barang di masing-masing OPD, wajib di data dan disimpan dalam bentuk file di komputer juga pada flasdisk agar mudah dicari ketika hendak membuat laporan.

Sementara itu dalam kegiatan sosialisasi dengan menghadirkan narasumber dari Universitas Gaja Mada, dijelaskan bahwa, pelaksanaan sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bagi semua pegawai di lingkup pemkab dalam proses penyimpanan data laporan penggunaan anggaran.

Diharapkan pegawai di setiap OPD wajib mengikuti sosialisasi dengan baik dan mengimplementasikannya dalam melaksanakan tugas selaku abdi Negara. Karena, keuangan yang dipertanggungjawabkan oleh setiap pegawai merupakan keuangan Negara.

“Apa susahnya kalau sudah belanja terus notanya dikumpul dan di print. Kemudian langsung dimasukkan kedalam file dan flashdisk dan penyimpanan lainnya. Ingat, kita mengelola uang Negara. Jadi sekecil apapun harus di data dengan baik,” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment