Polisi Kawal Kasus Pembunuhan di Kaugapu Hingga Tuntas

Bagikan Bagikan
Jenazah korban saat akan dibawa ke RSUD Mimika.
SAPA (TIMIKA) – Kasus pembunuhan terhadap wanita paruh baya yang merupakan warga RT 2, Kampung Kaugapu, Distrik  Mimika Timur berinisial YY, berawal adanya cekcok dengan pelaku yang berinisial SA, Selasa (15/5) dini hari. Dari cekcok itulah, berujung pada tindakan penganiayaan menggunakan benda tajam oleh SA terhadap YY.

Kepolisian Sektor (Polsek) Mimika Timur yang mendapat laporan dari warga atas kejadian yang menimpa korban YY, selanjutnya merespon menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta mengamankan TKP agar tidak rusak.

Setelah mendapat keterangan sementara dari warga, pelaku SA diketahui merupakan suami korban YY, yang mana sebelumnya terdapat permasalahan keluarga yang belum bisa terselesaikan. Dimana, permasalahan tersebut sebelumnya pernah ditangani penyelesaiannya dan difasilitasi oleh Bhabinkamtibmas Kampung Kaugapu, Brigadir Roliatno.

Spontanitas, warga yang mengetahui kejadian penganiayaan itu langsung membantu pihak kepolisian dengan berupaya mencari pelaku yang kabur dengan peralatan seadanya, serta menghubungi keluarga pelaku untuk turut membantu mencari keberadaan pelaku SA.

Pihak kepolisian pun berusaha mengawal masyarakat yang sedang melakukan pencarian terhadap pelaku, guna mengantisipasi adanya tindakan main hakim sendiri.

Kapolsek Mimika Timur, Iptu J. Limbong, SH bersama Unit Reskrim yang tiba di TKP (Rumah korban), langsung melakukan upaya kepolisian sesuai prosedural yang berlaku, disertai menyampaikan himbauan kepada pihak keluarga untuk tetap tenang dan percayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Dalam himbauannya, Kapolsek mengatakan, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif untuk mengetahui keberadaan pelaku yang telah melarikan diri. Hal itu agar proses hukum nantinya dapat berjalan dengan baik sesuai prosedural dan ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, olah TKP langsung dilakukan oleh personel Reskrim Polres Mimika yang dibantu unit Reskrim Polsek Mimika Timur. Dalam olah TKP, berhasil diamankan barang bukti berupa buah kampak yang diduga digunakan pelaku untuk menganiaya korban hingga meninggal dunia.

"Kepolisian akan melakukan prosedural sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku, guna mengungkap kasus ini. Diharapkan kepada warga masyarakat turut andil dan berperan aktif. Apabila mengetahui keberadaan pelaku, segera melaporkan ke pihak kami," kata Kapolsek disela-sela olah TKP.

Usai melakukan olah TKP dan menghimbau warga setempat, jenazah korban dibawa ke RSUD Mimika untuk dilakukan visum guna mengetahui luka maupun tanda-tanda lainnya yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Untuk pelaku, hingga saat ini masih belum diketahui keberadaannya. Pihak Polsek Mimika Timur telah berusaha semaksimal mungkin dengan mengeluarkan surat DPO (Daftar Pencarian orang) terhadap pelaku, dengan harapan memudahkan masyarakat mengenali pelaku yang selanjutnya akan disampaikan kepada pihak kepolisian dan dilakukan penangkapan guna proses hukum selanjutnya,” terang Limbong.

Setelah dilakukan visum, jenazah korban dikembalikan ke rumah duka. Hingga saat ini, masyarakat dan kerabat korban masih berkumpul di rumah duka, namun situasi dan kondisi tetap dalam pengawasan dan monitoring Polsek Mimika Timur untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. (Sld)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment