Polisi Sita Rastra di Kios Pedagang

Bagikan Bagikan
Kapolsek Mimika Baru AKP Pilomina Ida Waymramra.
SAPA (TIMIKA) - Aparat kepolisian dari Polsek Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua, menyita puluhan karung beras untuk keluarga sejahtera (rastra) dari salah satu kios pedagang di Gorong-Gorong, Timika, Selasa (22/5) siang.

"Kami berhasil mengamankan 37 karung. Pemilik kios mengaku membeli 58 karung, sebagian sudah terjual," kata Kapolsek Mimika Baru AKP Pilomina Ida Waymramra SIK, saat dikonfirmasi.

Polisi menemukan indikasi pelanggaran hukum dalam kasus penjualan rastra tersebut.

Bantuan sosial rastra harusnya dibagikan secara gratis kepada setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dilihat dari jumlah, diduga kuat, beras Bulog tersebut diselewengkan oleh oknum aparat terkait.

"Info awalnya, beras itu dari Kwamki Narama. Kami masih selidiki. Pemilik kios juga mengaku tak mengenal oknum yang menjual ke kiosnya," kata AKP Pilomina.

Penyitaan bansos rastra tersebut bermula dari laporan warga. Polsek Miru kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan turun langsung menyita dari pemilik kios.

Pemilik kios menjual rastra itu kepada warga dengan harga Rp73.000 per kemasan 10 kilogram, padahal pada 2018 KPM tak lagi dikenakan biaya atau gratis untuk mendapatkan bansos Rastra.

Pada 2017, KPM masih menerima 15 kilogram beras rastra perbulan dengan membayar Rp1.500 rupiah per kilogram.

Memasuki 2018, bansos rastra dibagikan secara gratis atau tanpa biaya sepeserpun, tapi dengan volume per paket 10 kilogram.

Kantor Seksi Logistik (Kansilog) bertanggung jawab menyalurkan Bansos Rastra hingga ke titik distribusi di tingkat distrik.

Di Mimika terdapat 18 titik distribusi. Seluruh biaya transport ke titik distribusi ditanggung Bulog.

Selanjutnya, pemerintah daerah menanggung biaya transportasi dari titik distribusi hingga ke tangan KPM.

"Tidak ada biaya sedikit pun sampai ke tangan KPM, semua sudah ditanggung. Berasnya pun kita sudah kita packing per 10 kilogram, tidak lagi dalam bentuk gelondongan," kata Kepala Kansilog Timika Sulaimi.

Terkait kasus jual beli rastra tersebut, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap oknum yang menjual paket bantuan rastra tersebut kepada pedagang di pasar Gorong-gorong, Timika. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment