Polres Mimika Amankan 23 Gram Sabu-sabu

Bagikan Bagikan
Press release penangkapan sabu seberat 23,3 gram dengan tiga orang tersangka.

SAPA (TIMIKA) – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Mimika berhasil mengamankan 23 gram narkotika golongan satu dengan jenis sabu-sabu di beberapa tempat yang berbeda.

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto dalam jumpa pers di Pusat Pelayanan Polres Mimika, Rabu (30/5), mengatakan bahwa masalah tersebut menjadi perhatian dari pihak kepolisian guna menyelematkan generasi muda.

“Dari upaya yang dilakukan, kami berhasil mengamankan 23 gram narkotika jenis sabu dari tiga tersangka. Dimana penangkapan itu dilakukan pada Senin (28/5) kemarin di tiga tempat yang berbeda,” ujarnya.

Tiga tersangka yang ditahan berinisial RU, PD alias DA dan JU alias AC. RU ditangkap dirumah kos di Jalan SP IV Jalur VII pukul 14.00 WIT, Senin (28/5) yang diduga menjadi tempat berlangsungnya pesta narkoba oleh pelaku. Selanjutnya PD alias DA ditangkat oleh petugas di sebuah tempat yang berada di Jalan Poros Mapurujaya, Distrik Mimika Timur sekitar pukul 23.00 WIT.

Sebelum dilakukan penangkapan, Kapolres mengatakan bahwa pelaku sudah memiliki firasat bahwa aksinya tercium oleh petugas. Sehingga sabu yang dimilikinya dititipkan ke Ju alias Ac. Selanjutnya JU menyimpannya diatap rumah. Namun kejelian petugas, PD berhasil diamankan disuatu tempat.

Adapun hasil dari penangkapan terhadap RU, petugas berhasil mengamankan enam bungkus plastik sabu, dengan ukuran besar tiga bungkus, sedang satu bungkus, dan kecil satu bungkus. Dengan total berat sabu yang diamankan dari RU sebesar 8,9 gram. Selain itu juga diamankan satu unit timbangan merk camry warna hita, satu alat hisap, satu buah korek api, dan satu buah handpone.

“Dari tangan PD yang disimpan oleh Ju, petugas berhasil mengamankan satu bungkus besar sabu dengan berat 14,4 gram,” katanya.

Kapolres mengatakan, berdasarkan keterangan pelaku berinisial PD, pihaknya mendapatkan narkotika jebis sabu itu dari Bone, Sulawesi Selatan. Lantaran masalah ekonomi, para pelaku nekat melakukan aksi tersebut lantaran mendapatkan keuntungan yang cukup besar dalam jangka waktu yang singkat.

Kendati demikian, hal tersebut merupakan tindakan yang tidak dibenarkan. Pasalnya hal tersebut sangat membahayakan lantaran dari 23 gram narkotika jenis sabu itu dapay membuat mabuk ratusan warga masyarakat.

“Kita akan terus melakukan berbagai upaya, baik pencegahan sampai kepada penindakan. Kami akan bekerja sama dengan jasa pengiriman barang dengan menggunakan delivery control. Karena barang haram tersebut didapatkan dari luar daerah melalui jasa pengiriman barang. Tentu ini sangat menjadi perhatian khusus bagi kami,” ujarnya.

Dari perbuatannya, ketiga tersangka dikenakan Undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dimana untuk PD dan Ru dikenakan pasal 112 ayat (1) dan (2), dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun. Serta  pasal 114 ayat (1) dan (2) dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun. Sementara Aj alias Ac dikenakan pasal 112 Undang undang nomor 35 tahun 2009. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment