Ratusan Masyarakat Minta Kejelasan Pilkada Mimika

Bagikan Bagikan
Matheus Uwe Yanengga

SAPA (TIMIKA) – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Demokrasi (MPD) melakukan aksi dengan menduduki Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika, Senin (7/5) untuk meminta kejelasan proses Pilkada. Aksi ini dilakukan karena saat ini Komisioner baik untuk KPU Kabupaten Mimika maupun Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Mimika sedang diberhentikan sementara.

Aksi tersebut menyebabkan arus lalu lintas harus dialihkan. Pasalnya selama melakukan aksi, Jalan Yos Sudarso depan Kantor Pos Mimika dan depan Sekolah Tiga Raja ditutup.

Koordinator lapangan (Korlap), Matheus Uwe Yanengga saat ditemui wartawan di sela-sela aksi tersebut mengatakan, proses tahapan Pilkada serentak untuk daerah Mimika mengalami keterlambatan.  Sehingga, perlu adanya penjelasan dari KPU Provinsi Papua yang saat ini mengambil alih tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) KPU Mimika, dimana beredar isu yang menyatakan salah satu pasangan calon dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat.

“Proses yang berjalan jangan sampai merugikan salah satu pasangan calon (Paslon). Pelaksanaan Pilkada tetap berjalan dengan enam paslon yang sudah ditetapkan dan mempercepat proses yang sudah terlambat dan tertingal dengan daerah lain,” ujarnya.

Ia mengatakan, pesta demokrasi Pilkada 2018 merupakan agenda Nasional dan berbeda dengan agenda lainnya, sehingga proses Pilkada diharapkan tidak menganggu situasi Kamtibmas Kabupaten Mimika, dimana tidak timbul intervensi antar paslon maupun lembaga penyelenggara.

“Pilkada ini adalah agenda yang berbeda dengan yang lain, sehingga kita peduli bagaimana Pilkada ini tetap berjalan aman dan adil, meski tidak diwadahi langsung oleh Komisioner KPU Mimika dan Panwaslu Mimika,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag OPS Polres Mimika, Tonni Upaya meminta kepada MPD Mimika agar memberikan waktu kepada KPU Provinsi Papua untuk memberikan penjelesan.

“Terimakasih karena sudah menyampaikan aspirasinya dengan baik. Saya harap, teman-teman bisa sabar dan memberikan waktu untuk KPU bekerja. Saya sudah bicara dengan KPU Papua di salah satu hotel beberapa hari lalu dan meminta agar mereka memperhatikan situasi Pilkada di Mimika berjalan dengan damai dan aman,” ujarnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment