Saat Ramadhan, Dakwah Berisi Pesan yang Tidak Memprovokasi

Bagikan Bagikan
Ketua MUI Kabupaten Mimika, Ustad M Amin, Ar,S.Ag
SAPA (TIMIKA)Di saat Ramadhan 1439 H tahun 2018 nanti, Ketua MUI Kabupaten Mimika, Ustad M Amin, Ar,S.Ag mengimbau kepada para pendakwah untuk menyampaikan pesan-pesan yang menyejukan dan tidak melakukan provokasi yang memicu adanya konflik.

“Agar para da’i bisa berceramah dengan santun dan sesuai fakta serta berilah pemahaman yang baik untuk menangkal radikalisme yang membahayakan keutuhan negara,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Mimika, Roni Irnawan mengatakan, untuk mengisi Ramadhan 1439 H tahun 2018, sepuluh (10) Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang ada di Kabupaten Mimika menghadirkan ustad dari luar Timika.

“Masjid lain menghadirkan penceramah lokal. Di sini ada 61 masjid, jadi kami masih mengatur daftar penceramahnya. Kalau penceramah dari luar biasanya masjid-masjid tipe besar yang datangkan,” katanya kepada Salam Papua melalui pesan WhatsApp , Selasa (15/5).

Menurut dia, untuk kualifikasi setiap penceramah dari luar, harus mendapatkan verifikasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama Kabupaten Mimika.

“Hal itu untuk memastikan isi ceramah da’i yang bersangkutan tetap menjaga dan mendukung keberagaman serta kerukunan hidup di Kabupaten Mimika. Untuk verifikasi sendiri, itu kewenangan MUI, kami hanya membantu mengatur. Tapi rata-rata yang diundang adalah penceramah yang sudah familiar, yang sudah biasa diundang ke sini. Verifikasi biasanya untuk penceramah yang pertama kali diundang ke Timika,” ujarnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment