Tutup Galian C Dalam Kota Timika

Bagikan Bagikan
Plt Bupati Mimika, Yohanis Bassang.

SAPA (TIMIKA) – Plt Bupati Mimika, Yohanis Bassang, SE, MSi mendesak Polres Mimika untuk menutup semua aktivitas Galian C yang ada dalam Kota Timika.  Sebab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur Galian C berpusat di Kali Iwaka.

“Pemkab sudah mempunyai Perda yang mengatur Galian C dipusatkan di Kali Iwaka. Jadi saya minta kepolisian harus bertindak tegas menutup semua aktivitas Galian C dalam wilayah kota. 

Timika ini sudah penuh dengan lubang-lubang yang sangat merusak lingkungan,” kata Yohanis kepada Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto ketika pelaksanaan Pembahasan Penanganan Secara Terpadu Permasalahan Gangguan Kamtibmas di Banti, Distrik Tembagapura yang dilaksanakan di ruang pertemuan Lantai III, Kantor Bupati Mimika, Senin (28/5).
Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto.

Saat diwawancarai usai pertemuan tersebut, Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto mengatakan akan terus berupaya agar semua pelaku usaha Galian C tidak melakukan aktivitas dalam wilayah kota atau di luar tempat yang telah ditentukan yakni Kali Iwaka.

Kapolres menegaskan, meski beroperasi di Kali Iwaka, semua pengusaha Galian C harus memiliki legalitas.  Kepolisian dan Pemkab Mimika akan melakukan pembenahan agar semua operator tersebut wajib memiliki NPWP, SITU, SIUP dan kewajiban lainnya dalam persoalan penambangan. Selain itu, ada juga ketentuan penggalian pasir tidak boleh dilakukan dalam jangkauan 300 meter dari jembatan, agar tidak membuat jembatan rubuh.

“Plt Bupati telah menekankan meski Kali Iwaka telah diijinkan sebagai tempat penggalian pasir, akan tetapi setiap Operatornya harus memiliki NPWP, SITU dan SIUP. Yang saat ini sedang diproses di Mako 32 ada 13 unit drum truk dan 7 unit eskafator yang tidak memiliki ijin pengoperasian dan saat ini sedang dalam proses pembinaan,” kata Agung.

Sedangkan Kepala Bidang (Kabid) Fisik Sarana dan Prasarana (Fispra) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika, Gaspar Letseoin saat diwawancarai tanggal 25 Mei lalu mengatakan, ativitas Galian C di Mimika harus mengacu pada Perda Mimika nomor 15 tahun 2011. Dimana, dalam perda tersebut aktivitas galian c hanya boleh dilakukan di Kali Iwaka. Dengan demikian,ia menyebutkan semua operator yang melakukan penggalian di luar Kali Iwaka merupakan aktivitas liar.

“Kita sudah ada perdanya yang menunjukkan galian C itu hanya di Kali Iwaka. Semua pengusaha yang melakukan pengerukan di Iwaka juga harus memenuhi persyaratan-persyaratan,  salah satunya adalah  harus mengurus rekomendasi tata ruang dan ijin lingkungan,” kata Gaspar. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment