Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Reskoba Gelar Binluh di Sekolah

Bagikan Bagikan
Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Mimika menggelar Pembinaan dan Penyuluhan narkoba dalam acara “Pesantren Kilat Ramadhan” di SMP Negeri 2 Timika.

SAPA (TIMIKA) – Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Mimika menggelar Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) tentang  narkoba dalam acara “Pesantren Kilat Ramadhan” di SMP Negeri 2 Timika  di Jalan Budi Utomo Jumat (1/6). Dalam Binluh ini, disampaikan  materi tentang narkotika dan akibatnya apabila di konsumsi.

Kasat Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Mimika Iptu Laurensius Kordiali  dalam materi yang disampaikan mengatakan, narkoba dan obat-obatan  yang marak atau beredar di Kabupaten Mimika berupa sabu, ganja, dextro, somadril (PCC),  Komix , Lem Fox/Lem Aibon  dan Milo (Minuman Lokal).

“Obat-obat ini lah yang saat ini banyak beredar dikalangan remaja di Kabupaten Mimika ini,” kata Iptu Laurensius.

Menurutnya, sering terjadinya penyalahgunaan obat-obatan seperti Komix, Lem Aibon/Lem Fox serta obat Dextro dikalangan pelajar di Kota Timika akan sangat berdampak terhadap perkembangan dan pertumbuhan remaja, terutama remaja-remaja yang masih menempuh pendidikan.

“Kita harapkan agar para peserta yg mengikuti acara sosialisasi ini tidak ikut terlibat dalam penggunaan obat-obatan dan Lem Fox/lem Aibon, karena akan merusak otak,” ujarnya.

Selain itu, kata Iptu Laurensius, akibat yang di timbulkan bagi penyalahgunaan narkoba akan merugikan diri sendiri, keluarga serta lingkungan masyarakat sekitarnya.  Ia mengharapkan para remaja dapat mencegah dan menangkal penyalahgunaan narkoba mulai dari diri sendiri.

Hal-hal positif yang dapat dilakukan  seperti ikut aktif dalam kegiatan yang bersifat prestasi untuk diri sendiri serta kegiatan kerohanian.

“Kegiatan olahraga yang meningkatkan prestasi dapat di lakukan agar tidak terjerumus dengan dunia narkoba,” tuturnya.

Kegiatan Binluh ini bertemakan Membentuk Karekter Islami Siswa Melalui Kegiatan Pesantren Kilat di Sekolah. Kegiatan ini dihadiri oleh guru dan siswa SMP Negeri 2 sebanyak 160 orang.  Kegiatan ini juga diwarnai dengan pemutaran video singkat tentang bahaya penyalagunaan narkoba kepada anak anak sekolah. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment