GIDI Klasis Mimika Gelar Pemulihan Mental Warga Yile Yale

Bagikan Bagikan
Presiden GIDI, Pdt. Dorman Wandikbo.

SAPA (TIMIKA) – Pasca perang horisontal yang terjadi beberapa waktu lalu di kampung Yile Yale, Distrik Kwamki Narama, masih meninggalkan luka yang mendalam.  Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Klasis Mimika menggelar kegiatan pemulihan mental bagi jemaatnya dengan melakukan  seminar dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR).

Presiden GIDI, Pdt. Dorman Wandikbo,mengatakan bahwa, dalam rangka pemulihan mental dan spiritual bagi jemaatnya sudah dilakukan seminar dan KKR sejak Selasa (29/5) kemudian akan diakhiri dengan ibadah oikumene pada Minggu (3/6) di gereja Jemaat Filadelfia, Kampung Yile-Yale Distrik Kwamki Narama.

"Ini perlu dilakukan sebab konflik yang dialami jemaat bukan saja menyebabkan kehilangan harta benda, tetapi juga kehilangan nyawa sanak keluarga dan juga harapan akan hidup rukun dan damai," kata  Dorman, seusai mengikuti acara bakar batu di lapangan Gereja Jemaat Filadelfia, Kampung Ile-Ale Distrik Kwamki Narama Sabtu (2/6).

Ia mengatakan, ibadah Oikumene tersebut akan dihadiri oleh jemaat dari Gereja lain yang ada di Kwamki Narama seperti jemaat Kingmi dan gereja Baptis. 

"Tujuannya untuk menguatkan keluarga-keluarga mereka yang menjadi korban. Maka dengan ini Gereja hadir ingin menyatakan bahwa gereja ada bersama jemaatnya dalam situasi apapun," ungkapnya.

Ia berharap, sudah dilakukan perdamaian maka seluruh warga Kwamki Narama terus menjaga kebersamaan, kekeluargaan dan perdamaian.

"Selain itu mereka juga terus tingkatkan kegiatan kerohanian," ujarnya.

Dengan kegiatan kerohanian ini, kata Pdt Dorman, maka perang tidak perlu terjadi lagi. Jemaat harus di berikan bimbingan bahwa perang yang terjadi hanya merugikan masyarakat sendiri. Kejadian  yang lalu, jangan sampai terulang lagi.

“Saatnya kita memberikan penguatan kepada warga di tempat ini. Harta benda bahkan nyawa yang hilang jangan sampai terjadi lagi. Untuk itulah geraja hadir ditengah-tengah masyarakat,” ungkapnya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment