Propam Polres Mimika Periksa Senpi Milik Anggota Kepolisian

Bagikan Bagikan
Kegiatan rutin tahunan pemeriksaan senpi oleh Divisi Profesi dan Pengamanan(Propam) Polres Mimika. 

SAPA (TIMIKA) – Divisi Profesi dan Pengamanan(Propam) Polres Mimika mengadakan pemeriksaan penggunaan senjata api (Senpi) yang dimiliki setiap anggota kepolisian di jajaran Polres  dan Polsek se-Kabupaten Mimika. Pemeriksaan Senpi ini rutin dilakukan setiap tahun.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan penyalahgunaan Senpi oleh anggota kepolisian, baik di Polres maupun di Polsek se-kabupaten Mimika. Hanya ditemukan surat ijin yang tidak dilengkapi hasil psikotes.

Kasie Propam Polres Mimika, Ipda Stepanus Yimsi mengatakan, pemeriksaan Senpi dilakukan untuk maksud pemeliharaan dan penyampaian tentang tata tertib penggunaan Senpi oleh setiap anggota kepolisian.

“Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan rutin saja. Setiap tahunnya dilakukan sebanyak 2 kali pemeriksaan Senpi yang dipegang oleh seluruh anggota kepolisian di wilayah Polres Mimika,” kata Ipda Stepanus Yimsi kepada wartawan Salam Papua di Polsek Mimika Baru, Jumat (8/6).

Menurut dia, hasil pemeriksaan secara umum, senjata yang diberikan dan dipercayakan kepada anggota kepolisian itu semuanya lengkap. Kekurangan yang ditemukan oleh pihaknya hanya berupa  surat ijin yang tidak dilengkapi hasil psikotes. Pasalnya, jika hanya memiliki surat ijin namun tidak dilengkapi hasil psikotes, maka Senpinya akan di tarik.

“Pada umumnya Senpi itu semuanya lengkap. Kelengkapan tersebut harus bersama dengan surat ijin dan hasil psikotes,” ujarnya.

Sejauh ini, ungkap dia, penyalahgunaan Senpi oleh anggota kepolisian Mimika belum ada. Hanya keterlambatan psikotes saja yang menjadi masalah. Tapi hal itu akan diatasi nanti setelah ada surat dari Polda Papua yang menyatakan lolos, maka akan diberikan kembali Senpi kepada yang bersangkutan.

“Surat ijin tersebut nantinya dikeluarkan oleh Polda Papua. Setelah ada surat tersebut, maka Senpinya akan diberikan kepada yang bersangkutan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemeliharaan atau perawatan Senpi itu merupakan tanggung jawab pemiliknya. Demikian juga halnya  dengan pelurunya. Setiap peluru yang diberikan  itu dihitung sewaktu penyerahan. Apabila ditemukan kurang, maka akan dipertanyakan nantinya.

Di samping itu dia menjelaskan, setiap anggota kepolisian itu tidak semuanya wajib memegang Senpi.

“Pangkat Brigadir ke bawah belum diperbolehkan memegang senpi. Tapi di atas pangkat tersebut di perbolehkan,” jelasnya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment