Satu Bus PT Freerport Ditembak OTK, Tidak Ada Korban Jiwa

Bagikan Bagikan
Ilustrasi bus pengangkut karyawan PT Freeport.

SAPA (TIMIKA) – Satu bus operasional yang mengangkut karyawan milik PT Freeport Indonesia dari Timika ke Tembagapura kembali ditembak orang tak dikenal (OTK) di Mile Post (MP) 60, Selasa (5/6) sekitar pukul 10.49 Wit.  Tidak ada korban jiwa, namun bus mengalami kerusakan.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto mengatakan, bus dari terminal Gorong-Gorong  yang konvoi menuju Tembagapura  ada sembilan. Saat bus dekat dengan pos RPU 47, terjadi tiga kali bunyi tembukan yang mengenai bus dengan nomor lambung 140458, dengan sopir atas nama Refly Palit PT KPI (Transport) ID 909087. Tiga tembakan tersebut  mengenai body bagian depan dan bagian kaca depan.

Kapolres mengatakan tembakan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa  karena peluru hanya mengenai body bus dan tidak tembus ke dalam bus.

Aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian  perkara (TPK)  dan melakukan penyelidikan terkait penembakan tersebut.

“Kasus ini masih dilidik. Kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan,” ujarnya.

Diakuinya, kelompok yang diduga yang sering melakukan penembakan di area PT Freeport ini ada dua. Pasca penembakan tersebut, lanjut Kapolres, saat ini kondisi keadaan sudah normal kembali.  Di tempat kejadian tidak ada pos pengamanan. Di lokasi tersebut, aparat hanya melakukan patroli.

“Lokasi tersebut, tidak ada pos pengamanan, hanya dilakukan patroli saja,” tutur Kapolres.

Kapolres menambahkan, ada wacana penambahan pasukan yang akan dikirim ke kawasan PT Freeport. Namun, penambahan pasukan ini tidak ada kaitannya dengan aksi penembakan. Ada beberapa tempat yang mengharuskan ada penebalan pasukan.

“Ada wacana penambahan pasukan untuk kawasan perusahaan. Tapi tidak ada kaitannya dengan aksi penembakan. Saat ini masih ada pasukan Brimob Jogja yang sedang bertugas di area perusahaan,” ungkap Kapolres. (Tomy/Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment