Sungguh Malang, Nyawa Iriani Tak Tertolong Meski Sempat Dirawat di RSUD Mimika

Bagikan Bagikan
Ibu Iriani saat terbaring di rumahnya.

SAPA (TIMIKA) – Nyawa ibu Iriani Kamakaula (32) korban luka bakar dan diduga menderita gizi buruk, tak tertolong tim medis dan meninggal dunia setelah sempat di rawat di RSUD Mimika beberapa waktu lalu.

Diketahui, wanita asal Kaimana, Papua dan juga ibu dari empat anak itu mengalami stroke kemudian tertimpa air panas yang mendidih dan membuat 30 persen tubuhnya mengalami luka bakar (melepuh). 
Ibu Iriani saat di evakuasi ke RSUD Mimika.
“Beliau tertimpa air panas yang mendidih, sehingga terendam dan menyebabkan luka bakar mulai dari leher sampai ujung kaki. Tapi, bagian belakangnya yang paling parah karena terendam,” ujar Jaelani, koordinator lapangan Yayasan Masyarakat Muslim (YMM) yang sempat bersama-sama tim dari komunitas peduli Timika mengevakuasi ibu Iriani ke RSUD Mimika untuk mendapatkan perawatan, Rabu (6/6) di Timika.

Lantaran tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan, selama sebulan, ibu Iriani tetap bertahan bersama keluarganya dalam kondisi memperihatinkan, dan dengan kondisi rumah yang tidak layak huni, berlokasi di Jalan Pendidikan tembusan Jalan Kartini. 
Tim komunitas peduli Timika menjenguk Ibu Iriani di RSUD Mimika.
Mendengar informasi kondisi ibu Iriani, masyarakat yang tergabung dalam komunitas peduli Timika kemudian menyempatkan diri menjenguk, hingga akhirnya bersama YMM mengevakuasinya ke RSUD Mimika.

“Beliau memiliki empat orang anak yang masih kecil, dan suaminya bekerja sebagai tukang ojek dan buruh kasar. Kondisinya sangat memprihatikan saat pertama kali ditemui oleh teman-teman tim peduli Timika,” kata Egha Sahrir, salah satu masyarakat anggota komunitas peduli Timika. 


“Beliau terbaring lemah tak berdaya di atas karpet tanpa kasur dirumahnya, yang hampir dikatakan tidak layak huni. Beliau terbaring selama tiga minggu tanpa pengobatan karena tidak adanya biaya. Jangankan berobat, untuk biaya hidup atau makan sehari-hari pun mereka susah,” imbuhnya.
Kondisi rumah ibu Iriani yang begitu memprihatinkan
Untuk membantu kondisi ibu Iriani beserta keluarganya, tim komunitas peduli Timika membuka donasi untuk biaya pengobatan dan membedah rumah ibu Iriani. Hingga akhirnya, ibu Iriani menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Mimika dan meninggalkan anak-anaknya yang juga diduga mengalami gizi buruk. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment