Daftar Bacaleg, Anggota TNI-Polri, PNS, PPD dan PPS Harus Serahkan Surat Pengunduran Diri

Bagikan Bagikan
Komisioner KPU Kabupaten Mimika, Reinhard Gobay.

SAPA (TIMIKA) - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika, Reinhard Gobay mengimbau kepada anggota TNI-Polri, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Panitia Pemilu Distrik (PPD), Panitia Pemungutan Suara (PPS), pegawai BUMN maupun Kepala Desa dan perangkat desa yang mendaftar sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) pada Pemilu 2019 agar menyerahkan surat pengunduran diri. Hal ini disampaikan sebagaimana dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 tahun 2018 tentang persyaratan pencalonan, pada pasal 7 menerangkan terkait hal tersebut.

“Diminta kepada seluruh bacaleg yang berstatus seperti yang sudah saya sebutkan, juga bacaleg yang pindah partai, itu harus sudah menyerahkan surat pengunduran dirinya pada batas akhir waktu penyerahan, yakni sebelum penetapan daftar calon tetap (DCT),” kata Reinhard saat dihubungi Salam Papua, Jumat (27/7).

Ia mengatakan, apabila para bacaleg tidak menyerahkan surat pengunduran diri sesuai dengan batas akhir yang ditentukan maka tidak bisa lolos menjadi calon legislatif (Caleg).

“Perbaikan yang sampai tanggal 31 itu, KPU akan mengecek dan memeriksa (verifikasi) kembali dokumen bacaleg yang sudah diperbaiki, kemudian memeriksanya untuk cek apakah memenuhi syarat (MS) atau belum memenuhi syarat (BMS),” katanya.

Sekedar diketahui, data yang dihimpun dari KPU Mimika, verifikasi terhadap perbaikan berkas bacaleg dilakukan pada tanggal 1-7 Agustus 2018. Selanjutnya penyusunan dan penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) pada tanggal 8-12 Agustus 2018 dilanjutkan pengumuman DCS kabupaten, dan presentase keterwakilan perempuan dilaksanakan pada tanggal 12-14 Agustus 2018.

Sementara itu, untuk penyusunan daftar calon tetap (DCT) dilaksanakan pada tanggal 14-20 September 2018, dan penetapan DCT kabupaten dilaksanakan pada tanggal 20 September 2018. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment