DPRD Mimika Segera Adakan RDP Terkait Pemerkosaan Anak

Bagikan Bagikan
Ketua Komisi A DPRD Mimika, Saleh Alhamid. 

SAPA (TIMIKA) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika akan mengadakan Rapat Dengar pendapat (RDP) bersama Polres dan Pemda Mimika melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) terkait kasus pemerkosaan anak dibawah umur.

“Kasus ini harus terselesaikan. Ini sudah sangat keterlaluan, tindakan asusila yang terjadi menyasar anak di bawah umur.  Apalagi kepolisian belum menangkap pelaku pemerkosaan terhadap dua anak di bawah umur yang sempat kita kunjugi,” ujar Ketua Komisi A DPRD Mimika, Saleh Alhamid kepada wartawan melalui sambungan telepon, Kamis (26/7).

Ia mengatakan, agenda tersebut akan dilangsungkan usai anggota dewan meninjau asrama pelajar dan mahasiswa yang berada di Manado dan Manokwari.

“Saat ini, DPRD sedang berada di luar Mimika untuk meninjau dua asrama di wilayah itu. RDP akan diadakan usai kembali dari peninjauan,” katanya.

Saleh mengatakan, kasus tersebut merupakan modus yang sangat jelas. Apabila perlindungan terhadap anak sampai saat ini tidak ada, maka keamananan bagi anak-anak di Kabupaten Mimika terancam.

“Sekarang mau mengharapkan ke siapa kalau kejahatan ini tidak pernah terungkap? Kan akhirnya penjahat itu merasa luar biasa karena tidak pernah ada temuan (penangkapan),” ujarnya.

Kasus pemerkosaan dua anak yang dimaksud adalah adik kakak yang masih di bawah umur yang menjadi korban pemerkosaan oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jalan poros Mapurujaya kilo 7 Sabtu (24/6), yakni YT (6) dan RT (5) tinggal di jalan  kutilang SP 4 jalur 6.

“Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto pernah menyatakan bahwa pelaku pemerkosaan terhadap dua bocah yang terjadi sebulan sebelumnya sudah terindikasi. Itu saya mau tanggapi, bagaimana tindak lanjutnya?” tanyanya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment