Ganti Plat Merah Jadi Hitam Dua Mobil Pemkab Terjaring

Bagikan Bagikan
Razia yang digelar Satlantas Polres Mimika berhasil menjaring 6 kendaraan roda empat dan puluhan sepeda motor. 

SAPA (TIMIKA) – Razia yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mimika didepan Sentra Pelayanan Polres Mimika di Jalan Cendrawasih Timika, Selasa (24/7) sekitar pukul 09.00 WIT berhasil menjaring puluhan sepeda motor dan 6 kendaraan roda empat. Dari enam  kendaraan roda empat tersebut,  terdapat dua mobil operasional Pemkab yang kedapatan menggunakan plat nomor polisi warna hitam.

Kasat Lantas Polres Mimika AKP Indra Budi Wibowo S. IK mengatakan, dua mobil dinas tersebut seharusnya menggunakan plat nomor warna merah, namun diganti pemiliknya menjadi warna hitam.

“Dua mobil milik dinas itu, salah satunya mobil operasional Kepala Dinas Kesehatan yang diganti menjadi plat hitam. Hal ini sudah menyalahi aturan,” kata AKP Indra kepada wartawan di sela-sela razia, Selasa (24/7).

Ia mengungkapkan, dalam razia ini juga diamankan 51 kendaraan roda dua dan dua taxi (kuning dan oranye) karena tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan. Ada mobil pickup menggunakan plat nomor asli tapi palsu (Aspal) da satu minibus berwarna silver yang tidak menggunakan plat nomor.

Terkait kendaraan operasional milik Pemkab Mimika, menurut Indra, kedua Kendaraan tersebut ditahan  dan meminta pengemudi untuk mengganti plat yang asli dan akan dilakukan tilang.

"Mobil dinas itu intinya tidak boleh mengganti plat nomor seenaknya. Kita akan tindak hal seperti ini,” kata Indra.

Indra menjelaskan, selama  ini ada  mobil plat merah diganti menjadi plat hitam dan digunakan untuk mobil rental. Hal ini menjadi perhatian dari Satlantas Polres Mimika.

“Kita sudah dapat info dari warga soal mobil plat merah diganti plat hitam dan dipakai untuk taxi rental di Timika. Hal ini akan menjadi perhatian dari kita,” ungkapnya.

Kasat lantas menjelaskan, kegiatan rutin dari Sat Lantas Polres Mimika bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan dan tindak Kriminal di jalanan. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga bagian dari persiapan Jalan Cendarawasih yang akan dijadikan jalan tertib berlalu lintas di Kota Timika.

Dalam razia ini, fokus penegakkannya kepada pengendara yang tidak menggunakan helm, kaca spion, knalpot racing, serta surat-surat kendaraan. Apabila tidak ada kelengkapan tersebut, maka terjaring razia.

“Kita fokuskan kepada pelanggaran yang kasat mata saja,” ungkapnya.

Terancam Ditarik
Kepala Bagian (Kabag) Aset, BPKAD Mimika, Marten Salosa mengatakan, dua mobil dinas milik pejabat Pemkab yang terjaring razia Satlantas Polres Mimika, Selasa (24/7) terancam ditarik oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika.

“Negara berikan mobil dinas ke setiap pejabat atau OPD, murni untuk operasional kedinasan. Jadi kalau salah digunakan berarti itu merupakan  kesalahan perilaku manusia. Plat mobil itu bisa dirubah warna kalau sudah diputihkan. Pemutihan juga harus melewati berbagai proses,” ungkapnya saat ditemui di Kantor BPKAD Mimika, Selasa (24/7).

Marten menjelaskan, Bagian Aset akan melakukan penertiban semua kendaraan milik pemkab yang dipakai di setiap OPD. Penertiban ini akan melibatkan tim khusus yang meliputi, Bagian Aset, Satpol PP, Perhubungan dan Satlantas.

Penertiban ini juga dilakukan mengingat dengan adanya laporan penunggakan pajak yang diklaim oleh Samsat Mimika beberapa waktu lalu.

Menurut Marten, penumpukan utang pajak kendaraan milik pemkab diakibatkan oleh perilaku setiap pengguna yang tidak menyadari kewajiban. Dalam artian, Pemkab Mimika telah menyalurkan anggaran khusus untuk membayar pajak kendaraan termasuk biaya perawatan tapi tidak dipergunakan.

“Setiap OPD itu sudah mempunyai anggaran khusus untuk bayar pajak kendaraan dan perawatan. Jadi kalau pajak menumpuk, berarti kesalahan OPD itu sendiri. Makanya dalam waktu dekat tim akan tutun untuk melakukan penertiban termasuk kendaraan yang dibawah oleh pejabat mutasi,” katanya. (Tomy/Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment