KPK ke Timika Tidak Untuk Periksa Pejabat

Bagikan Bagikan

Asisten Bidang Pemerintahan, Setda Mimika Damianus Katiop. 
SAPA (TIMIKA) – Asisten Bidang Pemerintahan, Setda Mimika, Damianus Katiop menegaskan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan berkunjung ke Timika pada tanggal 1 dan 2 Agustus mendatang untuk melakukan sosialisasi pencegahan tindak korupsi kepada semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bukan untuk melakukan pemeriksaan terhadap pejabat Pemkab Mimika.

“Isu yang berkembang selama ini bahwa KPK datang karena adanya satu tindak pidana korupsi di lingkup Pemkab. Isu itu tidak benar dan tidak sesuai dengan tujuan kedatangan KPK. Kita sudah terima surat resmi dari KPK tanggak 29 Juni lalu, dan isi surat itu untuk sosialisasi pencegahan korupsi untuk semua pejabat kita,” kata Damianus ketika mempimpin apel pagi di halaman Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem), Selasa (24/7).

Terkait hal itu, ia mengatakan Inspektorat Mimika telah berkoordinasi agar menyiapkan undangan resmi ke Pimpinan Daerah, dalam hal ini Bupati, Wakil Bupati dan Sekda serta setiap pimpinan OPD, sehingga bisa melaksanakan rapat persiapan sebelum kedatangan KPK tersebut.

“Besok (hari ini-Red) diharapkan semua Pimpinan OPD harus ikut dalam rapat, karena ada hal-hal kecil terkait persiapan kedatangan KPK. Dan semua OPD harus persiapkan hal teknis terkait dengan kunjungan KPK ini supaya bisa disampaikan dalam sosialisasi nanti,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Ausilius You meminta semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab untuk tidak ke luar kota.

Sekda menegaskan, KPK mengunjungi Mimika bukan untuk melakukan pemeriksaan terhadap pejabat, tapi melakukan sosialisasi kepada seluruh pimpinan OPD, sehingga tidak bisa diwakili oleh Sekretaris, Kepala Bidang (Kabid) ataupun Kepala Seksi (Kasi).

“Isu yang selama beredar di luar sana bahwa KPK datang melakukan pemeriksaan, itu tidak benar. KPK datang untuk memberikan sosialisasi. Jadi semua pimpinan OPD tidak boleh takut dan tidak boleh ke luar kota dan harus ada di tempat,” katanya saat memimpin pelaksanaan apel pagi di halaman Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Mimika, Senin (23/7).

Sekda mengatakan, sosialisasi yang dilakukan KPK sangat penting dihadiri oleh semua pimpinan OPD, mengingat materi yang diberikan berupa pengetahuan khusus dalam bertindak atau mengambil keputusan agar terhindar dari korupsi.

“Ingat! Saat ini sudah ada pejabat kita yang terjerat kasus hukum. Itu karena salah dalam mengambil kebijakan sehingga dinyatakan korupsi. Karena itu, kalau tidak mau hal itu terjadi, maka harus ikut sosialisasi yang dilakukan KPK nanti,” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment