Pelaku Pemerkosaan Anak di Kilo 7 Belum Berhasil Di Tangkap

Bagikan Bagikan
Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto.

SAPA (TIMIKA) - Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto mengatakan, kasus pemerkosaan yang terjadi di Jalan Poros Mapurujaya Kilo 7 pada Sabtu (24/6) lalu, dimana korbannya merupakan anak di bawah umur masih menjadi atensi kepolisian. Hingga saat ini, kepolisian masih terus memburu pelaku dan belum berhasil ditangkap.

“Mohon doanya mudah-mudahan dalam waktu dekat pelakunya bisa segera ditangkap, anggota kepolisian masih terus bekerja karena kasus ini kita garis bawahi betul,” kata Kapolres saat ditemui di gedung MPCC LPMAK, Rabu (25/7).

Ia mengatakan, pihaknya telah memerintahkan jajaran kepolisian Polres Mimika untuk menitikberatkan kasus pada kasus tersebut. Pelakunya sampai saat ini masih terus diburu. Berikan kepolisian beberapa hari kedepan untuk dapat menangkap pelakunya.

“Kita sudah monitor terus keberadaan pelaku, beri kami waku beberapa hari ini untuk menangkap pelaku,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang anak merupakan kakak beradik yang masih dibawah umur diduga menjadi korban pencabulan dari orang yang tidak dikenal (OTK) di kilometer 7, Jalan Poros Mapurujaya, Sabtu (24/6).

Kakak beradik berinisal  YT (6) dan RT (5) itu tinggal di Jalan Kutilang, Jalur VI, SP4, Kelurahan Wonosari Jaya, Distrik Wania.

Kejadian tersebut bermula saat ayah korban bernama Antonius Tsunme pulang dari tempat kerjanya sekitar pukul 14.00 WIT. Saat itu sang ayah menemukan kedua anaknya sedang menangis.

Kedua  anak itu sedang bermain di depan rumah, tiba-tiba didatangi seseorang dengan menggunakan sepeda motor dan menawari dua anak ini pergi jalan-jalan. Kedua anak itu pun mengikuti tawaran pelaku.

Dari pengakuan anaknya, pelaku membawa mereka ke tempat pembuatan batako di kilo 7, jalan poros Mapurujaya. Diduga pelaku mencabuli dan memperkosa kedua korban di tempat tersebut.

Dugaan ayah korban cukup kuat, mengingat ketika ia menemukan anaknya di rumah, celana dalam kedua anaknya penuh dengan darah dan alat vital kedua anaknya robek. Melihat keadaan kedua anaknya, keluarga pun membawanya ke RSUD untuk diperiksa. Pihak korban sudah melaporkan kejadian ini ke kepolisian dan berharap agar pelaku segera diangkap. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment