Pemkab Siapkan Kepanitiaan HUT RI Ke-73

Bagikan Bagikan
Suasana pertemuan persiapan kepanitiaan HUT RI ke 73 tahun 2018.

SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dengan melibatkan stakeholder telah menyipkan kepanitiaan penyelenggaraan HUT RI ke-73 tahun 2018. Struktur panitia HUT RI 2018 ini masih menggunakan kepanitaan penyelenggaraan HUT RI tahun 2017. Dalam hal ini, untuk HUT RI tahun 2018 masih harus menunggu keputusan dari Bupati untuk selanjutnya semua seksi bisa mempersiapkan masing-masing rencana kerjanya.

Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat pada Setda Kebupaten Mimika, I Nyoman Putu Arka selaku Ketua Panitia terpilih dalam penyelenggaraan HUT RI ke-73, mengatakan belum memastikan sumber dan total anggaran dalam pelaksanaan HUT RI kali ini. Akan tetapi, untuk konsep penyelenggaraannya akan dilaksanakan semeriah mungkin dengan melibatkan seluruh masyarakat Mimika.

“Untuk seksi-seksinya masih sesuai dengan konsep lama dan sesuai dengan keputusan rapat hari ini (Kemarin-red). Kalau nanti sudah ada keputusan dari bupati, maka semua seksi akan di arahkan untuk mempersiapkan rencana kerjanya dalam memeriahkan HUT negara kita ini,” kata I Nyoman usai pertemuan pembentukan panitia HUT RI tahun 2018 di ruang pertemuan Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika, Jumat (6/7).

I Nyoman mengaku, belum bisa memastikan dinamika program unggulan dalam penyelenggaran tersebut, karena harus dilakukan pertemuan dan hasil susunan rencana kerja setiap seksi. Dalam hal ini, setiap program akan terlaksana berdasarkan kekuatan anggaran yang tersedia.

“Memang pak sekda mengaku bahwa anggaran sudah ada, tapi besarannya kita belum tahu. Konsep dari setiap seksi itu akan kita ketahui setelah adanya susunan rencana kerja,” ungkapnya.

Ia berharap agar penyelenggaraan HUT RI kali ini semua panitia harus mematangkan segala sesuatunya agar tidak ada lagi muncul klaim-klaim setelah penyelenggaraan usai dilaksanakan, seperti misalnya panitia memiliki hutang pembayaran di semua seksi.

Sedangkan Sekda Kabupaten Mimika, Ausilius You menegaskan, setiap seksi agar didalam kepanitaan harus memperhitungkan setiap kegiatan yang akan dilaksanakan. Hal itu sehingga bisa disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Dalam hal ini, Sekda tidak menginginkan dalam satu seksi mengajukan anggaran yang tidak sesuai dengan besaran kegiatan yang akan dilaksanakan.

“Jangan sampai karena dengan dana banyak, maka masing-masing seksi itu mengusulkan dana sampai puluhan juta bahkan lebih. Hal itu boleh saja, tetapi harus betul-betul sesuai dan harus (kegiatan) dirasakan oleh seluruh masyarakat Mimika,” tegasnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment