Sebagian Logistik Imunisasi Tiba di Timika

Bagikan Bagikan
Ilustrasi

SAPA (TIMIKA) - Kepala Seksi Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Usman La Alimuda mengatakan, sebagian logistik untuk keperluan imunisasi massal campak atau measles dan rubella mulai tiba di Timika pekan ini.

"Kesiapan sudah 80 persen, vaksinnya baru datang kemarin, cuma alat suntik vaksin, disposable-nya yang belum dikirim. Informasinya dikirim Rabu ini," kata Usman, Rabu (25/7).

Program dari Kementerian Kesehatan itu dijadwalkan mulai Agustus-September 2018 di wilayah Papua. Khusus di Papua, imunisasi MR dipadukan dengan polio (MRP) sebagai respons atas temuan seorang anak di Morobe, Papua Nugini yang terkena penyakit polio pada April lalu.

Ia menjelaskan tujuan utama program imunisasi massal adalah untuk menurunkan angka kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).

Kemenkes menargetkan 55.471 anak di Timika mendapatkan imunisasi MRP. Saat ini, jumlah vaksin yang tiba di Timika masih 42.000 wadah.

"Estimasi kita sekitar 63.000 anak yang harus divaksin, tetapi kita mengejar dulu target dari pusat," kata Usman.

Untuk mencapai target itu, Dinkes Mimika telah melaksanakan sosialisasi di tingkat distrik dengan menghadirkan tiga perwakilan setiap kampung. Puskesmas di Mimika pun telah diimbau menggencarkan sosialisasi sebelum program tersebut resmi diluncurkan.

Usman menjelaskan khusus pada Agustus, imunisasi MRP menyasar anak sekolah, sedangkan untuk anak-anak di luar sekolah akan dilakukan pada September.

Pelaksanaan imunisasi MRP menyasar anak usia sembilan bulan sampai kurang dari 15 tahun. Untuk memastikan terbentuknya kekebalan komunitas, harus mencapai 95 persen total jumlah sasaran.

"Pelaksanannya sudah kami sosialisasikan lewat 'micro planning'. Pelaksananya di tingkat puskesmas, Dinkes hanya memantau," kata Usman. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment