Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas Pemkab Mimika Capai Rp354 Juta

Bagikan Bagikan
Sekretaris BPKAD Kab.Mimika, Lukas Luli Lasan.

SAPA (TIMIKA) - Berdasarkan surat bukti penunggakan pajak kendaraan dari Kantor Samsat Timika, tunggakan pajak untuk kendaraan operasional milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika yang hingga saat ini belum terbayar mencapai Rp354 juta.

Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika, Lukas Luli Lasan, mengaku dalam surat yang diterima dari Kantor Samsat, tertera besaran tunggakan pajak kendaraan operasional pemkab sebesar Rp408 juta lebih, tetapi yang telah terbayar hanya sebesar Rp53 juta lebih dan tersisa sebesar Rp354 juta lebih.

“Kita sudah terima surat peringatan dari Samsat, dan itu sudah diumumkan saat apel pagi oleh Bapak Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat, I Nyoman Putu Arka. Dan hal ini memang harus diketahui oleh semua OPD supaya tidak ada lagi surat peringatan susulan,” ungkapnya saat ditemui di Kantor BPKAD, Jumat (6/7).

Total tunggakan yang ada merupakan kalkulasi jumlah pajak yang harus dibayar oleh lebih dari satu OPD. Dan terkait hal ini, Lukas telah melakukan berkoordinasi ke Bidang Aset untuk segera mengirimkan surat ke semua OPD pengguna kendaraan dinas. Surat yang dikirim juga dilengkapi dengan total tunggakan yang harus dibayarkan kepada Samsat oleh setiap OPD terkait. Sedangkan untuk pembayaran tunggakan ini, kata Lukas, akan menggunakan dana bagi hasil yang kelak akan disalurkan dari provinsi.

“Jumlah OPD yang mempunyai tunggakan itu mencapai 80 persen. Padahal anggaran pembayaran pajak kendaraan dinas itu sudah di alokasikan ke masing-masing DPA OPD. Jadi tidak dibebankan ke pejabat pengguna, karena itu kendaraan operasional. Kami berharap secepatnya semua OPD penunggak bisa melunasi itu semua,”  katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment