48 Murid Bertarung Dalam Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Bagikan Bagikan
Pelaksanaan lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di Gedung Tongkonan.(Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) - Sebanyak 48 murid perwakilan dari 16 Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Mimika, bertarung dalam lomba cerdas cermat 4 pilar kebangsaan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupai Mimika, Yohanis Bassang, Sekertaris Daerah (Sekda), Ausilius You, Kepala Bakesbangpol, Petrus Lewa Koten, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Pemkab Mimika, Andy Ramli Terru, Wakapolres Mimika, Kompol Arnolis Korowa, Perwakilan Kodim 1710/MMK, Lettu Inf G. Pakpahan, Paur Opslat Lanal Timika, Letda Laut (P) Aji Pramono, Perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika, Habibi dan Perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Fince Kambuaya.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa pada Bakesbangpol Mimika, Sri Wahyuni Eka Putri, SH., M.Si kepada Salam Papua mengatakan, lomba cerdas cermat ini dilakukan selama empat babak dengan melombakan tiga tim yang beranggotakan tiga orang murid dari masing-masing SD. Sistim uji dilakukan dengan dua sesi, yaitu sesi pertanyaan wajib dan sesi rebutan.

“Sebetulnya ada 18 SD yang ikut, tapi ada dua sekolah yang tidak ikut registrasi ulang dan tidak bisa ikut lomba. Lomba ini akan dilakukan selama dua hari dan melibatkan 3 murid (dalam 1 regu), baik SD Negeri, SD Inpres dan juga sekolah Yayasan,” kata Sri usai lomba hari pertama di Gedung Tongkonan, Jalan Samratulangi, Selasa (28/8).

18 SD yang mengikuti kegiatan ini antara lain, SD Yapis Al-Furqan Timika, SD Advent Timika, SD Sion, SD Negeri 3 Timika, SD Katolik Santa Maria, SD YPPK Wanoaripi, SD Inpres Sempan Barat, SD Negeri 4 Mimika, SDIT Al-Falah (YPK), SD Inpres Kwamki II, SDIT Permata Papua, SD Yapis 2 Baiturahman, SD YPK Ebenhaezer, SD Yosua, SD Inpres Timika 3, SD Inpres Timika 4, SD Negeri 1 Mimika serta SD Inpres Timika 1.

Sri mengaku, soal yang dipertanyakan kepada setiap regu atau tim ialah soal yang menyangkut dengan 4 pilar kebangsaan yang meliputi, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Setiap tim yang akan masuk dalam kategori juara pertama hingga harapan III akan diberikan piala dan uang pembinaan dengan jumlah yang bervariasi berdasarkan nominasi.

Maksud dan tujuan pelaksanaan lomba cerdas cermat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai 4 pilar kebangsaan, dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya memahami dan menerapkan nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

“Satu sekolah itu utus tiga murid peserta lomba, dua orang guru pendamping dan beberapa murid utusan dari masing-masing sekolah sebagai penggembira atau pemberi semangat kepada teman-temannya yang ikut lomba. Besok (Hari ini-Red) akan masuk babak final,” tuturnya. (Acik/Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment