6.000 Room Dibutuhkan untuk PON XX 2020

Bagikan Bagikan
Anggota DPRD Mimika, Viktor Kabey.(Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dianggap perlu menyiapkan 6000 room untuk menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2020. Sebab, Mimika telah ditetapkan sebagai tuan rumah untuk sembilan cabang olahraga (Cabor), yakni Sepak Bola, Golf, Futsal, Mauythai, Atletik, Basket 5×5 dan 3×3, Judo dan Biliard.

Oleh karena itu, selain pemerintah termasuk DPRD, seluruh elemen harus bersungguh-sungguh membantu menyiapkan berbagai kebutuhan guna mensukseskan PON XX tahun 2020 di Papua.

“Kita butuh 6.000 room. Seluruh pengusaha penginapan, masyarakat, TNI-Polri, tokoh agama dan tokoh masyarakat, semua elemen harus bekerjasama dengan pemkab untuk menyiapkan itu dari sekarang. Kita harus berbenah,” ujar Anggota DPRD Mimika, Viktor Kabey, kepada wartawan di Gedung DPRD Mimika, Jalan Cenderawasih, Rabu (29/8).

Di mana, pemerintah harus memberi keringanan pajak kepada pihak terkait yang membantu fasilitas penyelenggara, mulai dari penginapan, akomodasi, kebutuhan makan dan yang lainnya.

“Ini bukan pekerjaan yang gampang. Nantinya, masyarakat Kabupaten Mimika hampir semuanya termasuk wartawan dibutuhkan untuk menjadi relawan yang akan mengurus semua itu,” katanya.

Sehingga, kata Viktor, per tanggal 7 September 2018, akan dicanangkan minus 26 bulan menuju PON XX tahun 2020. Hal itu menjadi perhatian pemkab dan seluruh pihak untuk bekerja keras agar sembilan cabor yang akan dilangsungkan di Kabupaten Mimika dapat berjalan tanpa terkendala apapun, termasuk situasi kamtibmas.

“Jangan sampai Timika tidak menyiapkan itu. Pembangunan harus diarahkan ke kota, khususnya jalan tembus ke sembilan cabor. Yang paling penting, kota sudah bersih dan aman. Jangan sampai ada perang disaat proses pelaksanaan PON nanti, karena itu hanya akan membuat malu,” ujarnya.

Untuk mempersiapkan hal-hal tersebut, kata Viktor, tidak boleh lagi ada defisit anggaran. DPRD akan memanggil pemkab guna mengadakan rapat kerja (Raker) persiapan PON XX tahun 2020.

“Semua harus mendukung penuh hal apa saja yang menjadi persiapan daerah untuk PON XX. Tahun ini, apabila ada defisit, maka PON di Timika tidak akan berhasil, karena kita butuh anggaran yang banyak untuk itu. Kita harus fokus ke PON, jangan sampai ada masalah.”

“Di tahun anggaran  2019 kita sudah harus menyiapkan segala sesuatu pelaksanaan PON. Karena tahun 2020 itu sudah dimulai,” ujar Viktor.

Ia menambahkan, sampai sekarang anggaran untuk KONI guna menyiapkan atlet, dan Dispora merupakan ujung tombak yang menyiapkan segala sesuatunya termasuk pembuatan venue. Pasalnya, hal tersebut juga akan menjadi Pendapatan Asli Daerah.

“Ini amanah dari Presiden kepada Papua untuk mengadakan PON. Ini aset bagi kita, ketika PON berakhir, bisa ada kegiatan internasional sehingga menjadi PAD buat Mimika,” tambahnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment