BPKP Provinsi Temukan Ada Kerugian Negara Dalam Kasus Monev

Bagikan Bagikan

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP I Gusti Agung Ananta Pratama. (Foto-Dok)
SAPA (TIMIKA) - Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP I Gusti Agung Ananta Pratama mengatakan, audit investigasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Papua menemukan adanya kerugian Negara terhadap dana monitoring dan evaluasi (Monev) di lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)  tahun anggaran 2016-2017.

“Yang melaksanakan audit itu adalah BPKP, dan untuk dugaan korupsi dana Monev di Bappeda sudah ada. Total kerugiannya mencapai Rp. 1 Miliar lebih. Ini sudah dinaikan ke Sidik, jadi sudah dinaikkan tersangka,” ujarnya didampingi Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto ketika ditemui wartawan di salah satu hotel di Jalan Cenderawasih, Senin (27/8).

Kendati demikian, jumlah tersangka,  jelas Ananta, belum dapat dipastikan jumlahnya  karena masih dalam pengembangan.

“Spesifiknya nanti kita akan release,” katanya.

Sementara Kaporles Mimika AKBP Agung Marlianto memastikan akan melakukan gelar perkara terkait masalah tersebut. Ia mengatakan, terhadap tersangka, apabila sudah tidak menjabat atau pindah jabatan dalam sebuah instansi, tetap akan dimintai pertanggungjawaban.

Pasalnya, yang melakukan menyimpangan bukanlah pejabat baru. Sehingga kepada pejabat baru yang memiliki data diharapkan bisa bekerjasama dengan aparat penegak hukum.

“Kalau naik sidik berarti sudah harus ada tersangka, dan itu kita proses. Pelaku tindak pidana, meskipun sudah pindah jabatan, tetap akan dimintai pertanggungjawaban. Data ada pada si pengganti, jadi kami minta kerjasamanya,” ujar Agung. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment