Disnak Klaim Akan Ada Kenaikan Harga Telur

Bagikan Bagikan
Ir.Yosefina Sampelino.

SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Mimika, Yosefin Sampelino mengklaim bahwa, kemungkinan harga telur dipasaran lokal dan distributor di Mimika akan mengalami kenaikan harga. Hal ini dikarenakan naiknya harga pakan dari luar Mimika. Jika di Surabaya harga pakan naik, maka, turut mempengaruhi harga pakan di Mimika.

“Memang cepat atau lampat harga telur pasti akan naik. Beternak ini sangat berpengaruh dengan harga pakan dari luar. Di Surabaya itu sudah pasti harga telur sudah naik,” ungkap Yosefin saat ditemui di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (14/8).

Namun, Yosefin mengatakan, kepastian kapan mulai terjadi kenaikan harga telur, akan didahului dengan pertemuan bersama seluruh pengusaha sehingga bisa menyepakati secara bersama-sama patokan kenaikan harga.

Untuk sementara Disnak Mimika telah bersepakat bersama seluruh pengusaha telur lokal untuk harga telur masih berpatokan di harga Rp55 ribu/rak dari kandang. Sedangkan untuk eceran dipasaran berkisar dengan harga Rp57 ribu/rak.

Mengantisipasi kenaikan harga telur yang diakibatkan naiknya harga pakan ini, di tahun 2019 Disnak akan membantu pasokan pakan khusus pengusaha golongan kecil, dalam hal ini untuk pengusaha yang berpenghasilan telur dibawah 100/rak ke bawah.

“Beberapa hari lalu kita sudah sepakat supaya untuk harga partai atau mengambil banyak maka harganya 55 ribu. Tapi kalau cuma ambil satu rak saja maka harganya 57 ribu. Untuk tahun 2019 nanti di RKA kami sudah ada khusus untuk bantuan pakan, tapi hanya untuk pengusaha kecil saja,” tuturnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment