Jangan Coba-coba Membuat Kekacauan di Kwamki Narama

Bagikan Bagikan

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto. (Foto-Salma)


SAPA (TIMIKA) – Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto, meminta jangan ada yang membuat kekacauan di Kabupaten Mimika, khususnya di wilayah Distrik Kwamki Narama yang kini sudah dalam keadaan kondusif. Hal ini diingatkan Kapolres lantaran pihaknya menerima laporan bahwa adanya masyarakat dari luar yang berniat memicu konflik di Kwamki Narama seperti sebelumnya.

“Sekali lagi kita ingatkan, jangan coba-coba memasuki wilayah di Kabupaten Mimika, spesifik di Kwamki Narama untuk membuat keributan karena akan kita tindak tegas. Kalau datang membawa manfaat, silahkan,” ujar Kapolres ketika ditemui awak media di Kantor DPRD Mimika, Jalan Cenderawasih, Kamis (16/8).

Ia mengatakan, sudah menjadi tanggung jawab bersama semua komponen masyarakat dan pemerintah untuk membangun sebuah daerah menjadi baik dan tentunya menjadi aman, maju dan sejahtera.

“Semua komponen masyarakat dan pemerintah mari bahu membahu membangun Distrik Kwamki Narama menjadi distrik terdepan dengan daya saing yang kompetitif. Salah satunya dengan mengelola situasi disana,” ujarnya.

Apabila terdapat indikasi kekacauan, Kapolres meminta kepada seluruh masyarakat untuk segera melaporkan hal itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rabu (15/8), Kapolres bersama jajarannya berhasil mengamankan salah seorang warga dari Ilaga, Kabupaten Puncak yang ingin memicu kembali terjadinya konflik Kwamki Narama.

Di mana, dari hasil konsolidasi dengan warga tersebut yang diketahui berinisial PK, ia berniat ingin melakukan balas dendam atas saudaranya yang meninggal dunia. PK ditemukan di Kampung Jile Yale saat Kepolisian melakukan penyisiran. Alhasil, puluhan busur dan anak panah serta parang diamankan petugas.

“Ada sekelompok orang menguasai rumah yang sudah ditinggali dan membuat kekacauan dengan menggangu istri orang, melakukan pemerasan. Salah satu yang ditangkap sudah jujur ingin balas dendam karena ada saudaranya yang meninggal. Dan mereka tetap akan kita proses,” ujar Kapolres. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment