Menuju PON XX, KONI Papua Kirim Tim ke Daerah

Bagikan Bagikan
Tim KONI Papua untuk Kabupaten Mimika saat melakukan pertemuan dengan KONI Mimika dan pengurus cabor
beserta atlet. (Foto-istimewa)
SAPA (TIMIKA) - Dalam rangka menyiapkan atlet-atlet Papua menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2020 mendatang, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua dalam minggu ini akan menurunkan empat tim ke Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Merauke, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Kepulauan Yapen.

Dalam keterangan pers Humas KONI Papua yang diterima Salam Papua, Kamis (30/8), Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya, SP., M.Si mengatakan tim yang diturunkan ke daerah-daerah bertujuan untuk memfasilitasi pemeriksaan kesehatan bakal calon atlet-atlet Papua, sekaligus memonitoring kejuaraaan di daerah dalam rangka persiapan pelaksanaan Trainning Center (TC) jelang PON ke XX.

Dari empat tim yang dikirim, tiga tim bertugas memfasilitasi pemeriksaan kesehatan bakal calon atlet kontingen PON Papua yang tersebar di Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Merauke dan Kabupaten Mimika. Sedangkan satu tim lainnya ditugaskan memantau dan memonitoring Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Kabupaten/Kota Se-Provinsi Papua yang berlangsung di Stadion Marora, Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Dari Kabupaten Merauke, tim yang dinakhodai Ketua Bidang Sarana dan Prasarana, Benny Jensenem, dan Abdul Azis Kilkoda Anggota Bidang Litbang KONI Papua, menginformasikan pemeriksaan atlet dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dimulai Kamis (30/8) hingga Sabtu (1/9) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke.

“Dijadwalkan pemeriksaan selama tiga hari mulai hari ini (Kamis), dan kita harapkan Jumat dan Sabtu sudah bisa dipastikan untuk Kabupaten Merauke selesai,” ungkap Benny Jensenem didampingi Abdul  Azis, Kamis (30/8) pagi di RSUD Merauke. 

Selanjutnya, Abdul Azis menambahkan bahwa, pemeriksaan ini melibatkan 96 atlet dari 12 cabang olahraga (Cabor).

”Untuk Merauke hari ini mulai dilaksanakan tes kesehatan sebanyak 35 atlet. Pihak RSUD memberi batasan hanya bisa 30-35 atlet per harinya,” imbuhnya.

Sementara itu, tim KONI Papua untuk Kabupaten Mimika yang diketuai Wakil ketua Bidang Organisasi, George Weyasu yang didampingi Wakil Ketua Bidang Data, Willem Karetji dan Anggota Bidang Organisasi, George Kaiba, menginformasikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan KONI Mimika dan Manajemen RSUD Mimika untuk pelaksanaan pemeriksaan atlet di daerah tersebut.

Dijadwalkan pemeriksaan kesehatan atlet di Kabupaten Mimika akan berlangsung pada hari Senin, 3 September 2018 di RSUD Mimika dengan melibatkan 40 atlet.

“Tim sudah melakukan koordinasi dengan KONI Kabupaten Mimika serta melengkapi beberapa administrasi untuk keperluan tes. Kita bahkan sudah bertemu dengan direktur RSUD Mimika untuk kegiatan pemeriksaan tersebut. Hari Senin tanggal 3 September baru dilakukan pemeriksaan sehubungan perlunya koordinasi petugas pemeriksa,” ungkap Willem Karetji.

Sedangkan pemeriksaan atlet di Kabupaten Biak Numfor dijadwalkan akan berlangsung selama tiga yang direncanakan mulai pada awal pekan depan (3-5 September 2018) dengan jumlah atlet sebanyak 200 orang. Mundurnya kegiatan tersebut disebabkan minimnya ketersedian peralatan dan bahan-bahan medis di RSUD Biak Numfor.

“Pemeriksaan dijadwalkan Rabu (29/8) kemarin, namun karena bahan-bahan formasi kimia yang biasa digunakan di Laboratorium Kesehatan, terbatas di RSUD Biak,”ungkap Anggota Pembinaan Prestasi Drs. Noack Baransano didampingi Nico Dimo, SH selaku Anggota Bidang SDM Mobilisasi KONI Papua.  

Sementara itu dari arena Kejurda Atletik Kabupaten/Kota Se-Provinsi Papua yang berlangsung di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, hingga Kamis (30/8) telah digelar 40 nomor lomba yang terdiri dari nomor lomba lari kategori remaja, junior dan senior. Serta nomor lomba lempar, tolak dan lompat.

“Monitoring di kejurda atletik ini akan menjadi bahan evaluasi KONI Papua untuk persiapan TC PON Papua,” ungkap Benny Maniani, S.Sos selaku Anggota Binpres KONI Papua. (Sld)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment