Mutu Pembangunan Infrastruktur di Papua Sering Jadi Temuan

Bagikan Bagikan
Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Dinas Daerah (UPTD) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
Provinsi Papua, Adolf Wakum 

SAPA (TIMIKA) -  Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Dinas Daerah (UPTD) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Papua, Adolf Wakum mengatakan, mutu pembangunan infrastruktur di hampir seluruh kabupaten dan kota se Papua sering menjadi temuan ketika adanya pengauditan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Adolf saat ditemui di Timika usai pelaksanaan sosialisasi pemanfaatan laboratorium KE-PU-AN bersama Dinas PU, Inspektorat dan seluruh konsultan dan kontraktor se Kabupaten Mimika mengaku, temuan ini diakibatkan karena dinas teknis tidak memperhatikan mutu atau kualitas material yang dipakai dalam pembangunan infrastruktur.

“Kalau berbicara mutu, berarti berkaitan dengan umur ekonomis program pembangunan fisik seperti, jalan, jembatan, gedung dan yang lainnya. Selama ini sudah terlalu sering terjadi temuan khusus dalam mutu pembangunan infrastruktur dan itu terjadi di hampir seluruh kabupaten dan kota se Papua,” ungkap Adolf, Kamis (30/8).

Ia mengatakan sangat penting bagi setiap dinas teknik untuk selalu melakukan uji kelayakan atau mutu material sebelum  pembangunan dilaksanakan. Ini dilakukan melalui laboratorium khusus untuk menguji mutu material infrastruktur, baik batu, pasir, kayu dan material lainnya. Demikian juga dengan kontraktor yang akan melaksanakan pembangunan harus bisa memastikan kualitas material yang dipakai sehingga tidak menjadi temuan.

“Contohnya untuk pembangunan jalan, itu harus diuji dari semua jenis batu yang dipakai mulai dari lapisan C, B, A hingga pengaspalan,” ungkapnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment