PAN Diberi Kesempatan Lengkapi Berkas Pendaftaran Pemilu 2019

Bagikan Bagikan
Penyerahan berita acara kesepakatan mediasi KPU dan PAN.(Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) –Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mimika, Selasa (28/8) menggelar mediasi penyelesaian sengketa Pemilu 2019 dengan nomor permohonan 01/PS/PL/BWS.MMK/33.10/VIII/2018.  Hasilnya, KPU Mimika diperintahkan memberi kesempatan kepada PAN untuk melengkapi berkas pendaftaran Pemilu 2019 sampai tiga hari kedepan yakni, Jumat (31/8).

Mediasi dilakukan Bawaslu Mimika di Sekretariat Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Mimika, Jalan Yos Sudarso, dipimpin Ketua Bawaslu Mimika, Yonas Yanampa didampingi empat komisioner Bawaslu Mimika, yakni Tony Lehander Agapa selaku Koordinator Divisi Hukum Informasi dan Data, Budiono Muche selaku Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Blasius Narwadan selaku Koordinator Divisiivisi Sengketa dan Imanuel Waromi selaku Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran.

Sementara dari pihak pemohon dihadiri Ketua DPC PAN Mimika, Philipus Wakerkwa yang didampingi kuasa hukumnya, Ambrosius Lamera dan pihak termohon Ketua KPU Mimika Yoe Luis Rumaikewi, bersama komisioner lainnya, Theodora Ocepina Magal, Alfred Petupetu, Derek Motte.

“Pemohon segera memenuhi Persyaratan Pengajuan Bakal Calon sesuaid engan Pasal 6, pasal 7 dan pasal 8 PKPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota paling lambat tiga hari,” ujar Ketua Bawaslu Mimika, Yonas Yanampa ketika ditemui Salam Papua usai menutup pelaksanaan mediasi.

Terkecuali, berkas hasil pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani sesuai ketentuan pasal 8 ayat (1) huruf (d) yang merupakan salah satu syarat pengajuan bakal calon, yakni paling lambat pada Rabu (5/9) pukul 16.009 WIT.

Hal tersebut disepakati karena Parpol dan Balaceg akan melakukan pemeriksaan tes kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura, Jayapura.

“Kami siap menyelesaikan berkas administrasinya. Pemeriksaan kejiwaan akan diikuti 26 Bacaleg, besok (29/8) di RSJ Abepura, hasilnya akan diserahkan bila memang sudah selesai.  Tapi akan ada surat keterangan sebagai bukti kami telah mengikuti tahapan itu. Sementara untuk penyerahan berkas lainnya akan kami serahkan besok,” ujar Philipus Wakerkwa, Ketua DPC PAN saat ditemui wartawan.
Sementara Ketua KPU Mimika, Yoe Luis Rumaikewi, mengatakan, apabila tidak melaksanakan kesempatan tersebut sampai batas waktu yang sudah disepakati, maka PAN akan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

“Semua orang punya kesempatan yang sama, PAN sudah berupaya mengikuti tahapan. Untuk itu, KPU akan mengakomodir. Apabila berkas yang diserahkan nanti, itu dinyatakan lengkap dan memnuhi syarat, maka tentu akan dimasukkan sebagai peserta Pemilu,”  katanya.

Sekedar diketahui, Komisioner KPU Mimika Divisi Hukum, Alfred Petupetu dalam proses mediasi mengatakan, pada dasarnya KPU siap mengikutsertakan siapapun untuk memeriahkan pesta demokrasi. Tetapi, setiap tahapan harus diikuti masing-masing Parpol. Termasuk tes kejiwaan di RSJ yang menjadi kewajiban bacaleg untuk memenuhinya.

“KPU tidak memiliki anggaran untuk mendatangkan dokter specialis, jadi kami hanya bisa merekomendasikan dokter yang sebelumnya juga melakukan pemeriksaan terhadap parpol lainnya. Jika tidak, PAN bisa melakukan pemeriksaan di RSJ Abepura dan menanggung anggarannya sendiri,” ujarnya sembari berkata tak perlu ada pengawasan KPU pada proses pemeriksaan.

Selain itu, untuk mencegah terjadinya kesalahan komunikasi seperti beberapa waktu lalu sehingga menyebabkan Bacaleg PAN tidak masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Pemilihan legislatif 2019 yang sudah ditetapkan beberapa waktu lalu.

“Jadi selain waktu yang diingat, juga harus ada ruang informasi. Jangan karena komunikasi yang tidak berjalan, maka hal ini kembali terbengkalai,” ujarnya. (Salma) 
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment