Pemkab Mimika Diminta Tunda Keluarkan Izin Pembuangan Tailing PTFI

Bagikan Bagikan
Anggota Komisi B DPRD Mimika, Gerson H Imbir. 

SAPA (TIMIKA) – Anggota Komisi B DPRD Mimika, Gerson H Imbir meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, dalam hal ini Dinas Perizinan untuk menunda pemberian izin baru pembuangan tailing di area lowland. Masa izin sebelumnya saat ini sudah habis sehingga diperlukan adanya evaluasi.

“Karena masa izin yang sekarang sudah habis, jadi Dinas Perizinan tidak boleh keluarkan izin baru sampai adanya kajian akademisi sebagai evaluasi,” ujarnya kepada wartawan di Kantor DPRD Mimika, Senin (13/8).

Ia mengatakan, akibat pembuangan tailing di area lowland membuat lingkungan bagaikan padang pasir. Sehingga mempengaruhi kehidupan masyarakat.

“Dampak tailing sudah mempengaruhi kehidupan masyarakat.  Jangan sampai Pemkab terburu-buru mengeluarkan itu, seperti yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) yang mengeluarkan izin ekspor tambang tanpa sepengetahuan DPRD,” ujarnya.

Gerson menjelaskan, pemberian izin itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 23, diperlukan adanya koordinasi bersama DPRD. Sehingga memberi dampak perkembangan daerah yang maju.

“Harus koordinasi dulu terkait izin. Undang-Undang nomor 23 itu sudah jelas bahwa pemberian izin harus mendapat persetujuan dari DPRD. Karena itu, mari kita semua duduk bersama membicarakan hal itu,” katanya.

Menurutnya,  selain kajian akademisi lingkungan tersebut, sebelum adanya izin baru, Pemkab Mimika harus memperhatikan kompensasi dari PTFI yang belum dibayar kepada daerah.

“Banyak konpensasi PTFI yang belum dibayarkan ke Pemda, baik terkait air permukaan yang royaltinya baru dibayar sebagian. Ini tentu berpengaruh pada income daerah, jadi Pemkab harus meperhatikan hal ini,” kata Gerson.

“Juga status tailing sendiri harus jelas. Karena sampai hari ini tailing katanya tidak dikelola karena bersifat B3 yakni bahan bakar beracun.  Apabila sudah ada kajian akademisi, nantinya bisa tahu apakah tailing masih bisa digunakan atau memang benar bersifat B3,” tambahnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment