Polisi Proses 9 Pelaku Praktik Judi King

Bagikan Bagikan
Polres Mimika saat merilis kasus praktik judi king dengan sembilan tersangkanya.(Foto-Saldi)

SAPA (TIMIKA) - Menjawab banyaknya masukan dari masyarakat kepada Kepolisian terkait maraknya praktik perjudian, Polres Mimika akhirnya mengambil langkah dan berhasil mengamankan barang bukti dari tujuh lokasi praktik judi king serta sembilan pelaku dari empat lokasi praktik judi king.

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto, kepada awak media saat menggelar Press Release di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Jalan Cenderawasih, Selasa (28/8), mengatakan bahwa sebelum melakukan razia di lokasi judi king, sebelumnya telah dilakukan inventarisasi lokasi-lokasi praktik judi king oleh petugas intelijen Satuan Intelkam Polres Mimika.

“Selanjutnya tanggal 25 Agustus kami melakukan razia terhadap titik-titik tersebut, dan disitu kita dapati pratik judi yang dikenal di masyarakat dengan istilah judi king. Kita melakukan penangkapan di tujuh titik, dimana empat diantaranya bisa kita kembangkan atau kita lakukan penegakkan hukum dan kita proses.Terhadap empat titik tersebut kita tahan sembilan orang tersangka, satu diantaranya mohon maaf, ini anak dibawah umur, jadi tidak bisa kita hadirkan,” kata Kapolres.

Dengan adanya penangkapan para pelaku atau bandar dari pratik judi king pada sejumlah lokasi di Mimika, Kapolres berharap ini bisa menjawab apa yang selama ini menjadi keresahan di masyarakat. Selanjutnya, pihaknya akan memberikan penekanan terhadap oknum-oknum tertentu yang berusaha melanjutkan praktik perjudian tersebut.

“Kita ketahui dari tujuh yang kita tutup itu, masih ada sekitar 13 lagi yang masih belum. Karena kemarin saat kita lanjutkan ke titik selanjutnya, ternyata sudah kabur yang bersangkutan (Para pelaku atau bandar). Mungkin saja informasinya sudah sampai di telinga si bandar tersebut. Karenanya kita mohon, cukup sudah, karena akan berhadapan dengan hukum,” ujarnya.

Sembilan pelaku yang saat ini dimanakan dalam dalam proses pemeriksaan, seluruhnya diancam dengan pasal 303 ayat (1) ke 1e dan 2e KUHP tentang tindak pidana kejahatan terhadap kesopanan (praktik perjudian king), dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Mereka sembilan pelaku yang diamankan dari empat lokasi yakni, Jalur 2 Koperapoka, Jalur Tengah Kwamki Baru, Lapangan Jayanti Sempan dan belakang Bengkel Surabaya Motor, masing-masing berinisial YYA, DW, SSM, MM alias M, VD alias V, MI alias T, YI alias E, YY alias M dan PB alias OP.

“Omset untuk di masing-masing titik ini bervariasi, antara 10 sampai 30 juta per hari. Barang buktinya (uang) yang kita amankan totalnya 8.843.000 dari empat TKP,” kata Kapolres.

Sementara itu, usai rilis kegiatan ini, Engelbertha Kotorok selaku tokoh perempuan Mimika menyampaikan apresiasi kepada Kapolres beserta jajarannya yang sudah bisa menjawab apa yang menjadi keresahan di masyarakat, dengan merespon dan menindak tegas para pelaku judi king di Mimika.

Namun, menurutnya, ada sejumlah oknum di jajaran Polres Mimika diduga kuat ikut memback up jalannya praktik judi king pada sejumlah lokasi. Bahkan, Engelbertha mengakui telah mengantongi identitas dari oknum-oknum yang boleh dibilang ikut menerima jatah tersebut.

“Mereka buka king ini ada yang back up juga. Jadi, bapak Kapolres sangat luar biasa sudah bisa melaksanakan tugas dengan begitu baik, tetapi didalam badan ini juga yang memback up ini (Pratik judi king). Ada oknum-oknumnya, dan selalu per tanggal sekian yang punya king ini selalu membayar. Jadi nama-nama orangnya sebentar saya langsung kirim ke Kapolres,” ungkap mantan Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua (MRP) ini kepada sejumlah awak media di Kantor Pelayanan Polres Mimika. (Sld)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment