Razia Bocor, Puluhan Penjudi di Pasar SP 2 Bubar

Bagikan Bagikan
Tempat judi king di sp 2.(Foto-Dok)

SAPA (TIMIKA) - Diduga telah menerima bocoran adanya razia yang akan dilakukan oleh aparat kepolisian, puluhan penjudi togel dan king di Pasar SP2 bubar.

Narasumber yang sehari-hari beraktivitas dalam pasar tersebut mengatakan, perjudian yang melibatkan anak-anak di pasar tersebut terjadi di siang  hingga malam hari.

“Dalam pasar ini ada empat tempat untuk judi king. Jadwalnya setiap minggu. Kalau dua tempat melakukan perjudian malam hari, maka dua tempat lainnya siang hari. Bandarnya yang mempunyai relasi dengan oknum aparat, makanya setiap kali polisi melakukan razia, semua langsung bubar atau pura-pura belanja. Anak-anak juga sangat banyak yang ikut main king dan beli togel,” ungkap pria yang tidak ingin namanya  disebutkan kepada Salam Papua, Sabtu (25/8).

Warga lain dalam pasar tersebut  mengatakan, setelah salah satu bandar ditangkap aparat kepolisian beberapa waktu lalu, saat ini masih ada  empat bandar lainnya yang masih beroperasi.

“Ada satu bandar yang memiliki keluarga oknum aparat, karena itu sangat mudah sekali menerima informasi kalau ada jadwal razia. Beberapa waktu lalu, saat ada pembongkaran oleh Disperindag, satu bandar sempat tutup, tapi setalah itu langsung pindah ke bagian depan pasar. Kami sebetulnya bingung, kenapa sampai ada perjudian yang dilakukan ditempat terbuka dan dilakukan siang hari, tapi tidak ditangkap aparat?,” kata warga yang juga enggan menyebutkan namanya.

Pria ini mengaku, tidak nyaman karena tempat perjudian tersebut sering terjadi keributan. Sebab, kondisi seperti itu memaksa para pedagang menutup kiosnya.

“Kalau ada yang merasa kalah, itu langsung mengamuk dan bertengkar. Ada juga yang sampai berkelahi dan kejar-kejaran dalam wilayah pasar. Belum lagi kalau saling lempar. Terpaksa para pedagang mengamankan barang-barang dan langsung tutup. Kita mau yang namanya pasar tidak ada lagi perjudian. Kami hanya berharap supaya aparat kepolisian melakukan razia itu secara diam-diam saja supaya bisa langsung menangkap para penjudinya,” ungkapnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment