Sekadar Tahu Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana.

Bagikan Bagikan
Raja Saul.

(Amsal 19:21)
SAUL
salah satu raja yang dipilih Tuhan untuk memerintah atas umat Israel karena desakan bangsa ini meminta dipimpin seorang raja. Padahal sebelumnya Tuhan yang langsung memimpin mereka. Tapi urusan menghadap Tuhan dan mempersembahkan korban, Saul tahu itu tugas Samuel sebagai imam.

Namun, saat tertekan Saul abaikan ketentuan ini.“Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab sedianya TUHAN akan mengokohkan kerajaanmu...,”kata Samuel mendapati tindakan Saul yang berakibat fatal, sedangkan Saul sudah mengerti aturannya (1 Samuel 13:13).

Lain Saul, lain pula Daud. Sebelum bertindak Daud kerap bertanya terlebih dahulu kepada Tuhan. Dan setiap kali mendapatkan jawaban dari Tuhan,  ia berbuat sesuai dengan jawaban Tuhan atas pertanyaannya tersebut. Tak heran kalau Daud mengalami kemenangan sebagai hasil tahu melakukan apa yang ia harus lakukan, sesuai dengan perintah Tuhan.

Ketika bisnisnya gagal bahkan harus berurusan dengan polisi, seorang bapak menyatakan penyesalan yang luar biasa. Mengapa? Karena sebelum masalah berat menimpanya, sebenarnya ia sudah berdoa dan menerima jawaban dari Tuhan. Hanya saja ia urungkan niat berbuat sesuai petunjuk Tuhan dan melakukan apa yang dianggapnya masih baik. 

Sikap atau tindakan serupa kadang terjadi juga dalam hidup kita. Kita sudah berdoa tentang satu hal dan Tuhan sudah menjawab, bahkan mungkin memberi tanda sehingga kita mengerti apakah yang seharusnya kita lakukan. Namun ketika hasrat kita lebih mendominasi, atau mungkin tidak sabar untuk segera melangkah, maka kita abaikan hal yang semestinya kita lakukan, yang dikenan Tuhan. Akibatnya pun harus kita tanggung.

Tapi mulai sekarang,  marilah kita belajar menjadi orang percaya yang tidak  sekadar tahu atau peka terhadap jawaban dan arahan Tuhan, tetapi juga berbuat seturut kehendaknya, sebab Tuhan tidak pernah salah dalam memberi jawaban dan menuntun kita. Keputusan-Nya sajalah yang akan membuahkan hasil. 

“Jadikan aku peka dan taat pada tuntunan-Mu, Tuhan,  agar hal yang buruk tidak menimpaku, sebab aku tahu Engkau tidak pernah salah dalam setiap rencana-Mu atas hidupku. Amin.” (Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment